PKL Minta Maaf Lewat Video, Mahesa Sebut akan Dipertemukan dengan Mahyeldi

PKL Minta Maaf Lewat Video Mahesa Sebut akan Dipertemukan dengan Mahyeldi Buk Emi (tengah) bersama dan anaknya Eni (kanan), menyampaikan permintaan maaf kepada Wali Kota Padang Mahyeldi melalui video didampingi politisi PPP Mahesa (kiri). Sumber: istimewa

Covesia.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melontarkan carut (kata-kata kotor) kepada Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah meminta maaf melalui video. Permintaan maaf itu didampingi oleh tokoh masyarakat yang juga politisi PPP, Maidestal Hari Mahesa. 

Pembuatan video ini, dilakukan di kediaman salah seorang PKL yang diketahui berinisial E di kawasan Berok Nipah, Padang Barat, Jumat malam (7/8/2020). Permintaan maaf itu disampaikan dalam bahasa Minang. 

Baca juga: Lewat Video, Buk Emi PKL yang Lontarkan Makian ke Wali Kota Padang Mahyeldi Minta Maaf 

Maidestal Hari Mahesa, dikonfirmasi Covesia.com, Sabtu (8/8/2020) menyebutkan pembuatan video permintaan maaf PKL itu atas permintaan keluarga PKL. Sejak video insiden di Pantai Padang tersebut viral, keluarga menjadi tidak nyaman karena banyak orang yang menghubungi dengan beragam pandangan.

"Saya ada di dalam video itu karena keluarga Buk Emi, meminta tolong agar difasilitasi untuk menyampaikan permintaan maaf kepada bapak Mahyeldi. Karena saya kenal dengan keluarga besarnya, saya datangi rumah beliau. Keluarga mengaku khilaf dan khawatir atas insiden tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan mereka," sebut Maidestal.

Maidestal juga mengatakan dalam pantauannya, saat ini video insiden tersebut sudah banyak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Apalagi, sudah beredar juga editing video tersebut untuk menjatuhkan marwah Wali Kota Padang.

"Hal-hal seperti ini yang dikhawatirkan Buk Emi. Sampai-sampai sekarang video itu ada yang mengeditnya. Nanti ujung-ujungnya Buk Emi dan keluarga yang kena imbas akibat perilaku orang-orang yang tidak bertanggung jawab," sebutnya.

Soal permintaan keluarga Emi untuk bertemu Mahyeldi, Maidestal mengaku akan mencari waktu dalam minggu depan.

"Saya dapat informasi pak Mahyeldi sedang di Jakarta sekarang. Mungkin minggu depan akan difasilitasi bertemu Mahyeldi. Tapi kemungkinan pertemuan dilakukan tertutup sesuai permintaan keluarga Buk Emi," katanya. 

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga