Hasil Pelacakan, 90 Orang yang Kontak dengan Pasien ASN di Pasbar Tes Usap Massal

Hasil Pelacakan 90 Orang yang Kontak dengan Pasien ASN di Pasbar Tes Usap Massal Bupati Yulianto didampingi forkopimda setempat dalam siaran pers di Kantor Bupati Simpang Empat. Sumber: istimewa

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan tes usap massal terhadap 90 orang hasil pelacakan kasus konfirmasi Covid-19 di daerah itu. Sebelumnya, dua aparatur sipil negara (ASN) setempat dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan swab massal hari ini bagi setiap orang yang sempat melakukan kontak fisik dengan kedua pasien tersebut.

"Kita akan melakukan tes swab massal di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada hari ini. Langkah ini diambil guna memastikan kondisi kesehatan mereka yang sempat kontak dengan kedua pasien," terang Bupati Pasaman Barat, Yulianto, Sabtu (8/8/2020).

Yulianto mengatakan dari hasil pelacakan ada sekitar 90 orang yang kontak langsung dan tidak langsung dengan pasien.

"Direncanakan 90 orang itu akan dites swab pagi ini. Bagi yang merasa pernah kontak dengan pasien diharapkan segera melapor ke tim gugus tugas agar bisa dites swab," tambah Yulianto.

Menurut Yulianto tes swab hari ini akan dilakukan oleh tim kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan langsung dibawa ke Laboratorium Universitas Andalas Padang.

"Pihaknya mengajak masyarakat tidak panik dengan kondisi saat ini. Tracing akan terus dilakukan untuk memutus rantai penyebarannya," katanya.

Sebelumnya, dua orang ASN yang merupakan pasangan suami istri, SP (30) dan CBR (25) yang bertugas di Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman Barat dan Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) positif COVID-19.

Kedua suami istri itu merupakan pelaku perjalanan. Mereka melakukan perjalanan dari Lhomseumawe Aceh menuju Medan Sumatera Utara menggunakan bus pada tanggal 2 Agustus 2020. Kemudian dari Medan ke Kota Padang menggunakan pesawat.

Saat ini keduanya sudah diisolasi di rumahnya dan kemungkinan pasien CBR (25) akan dievaluasi kerumah sakit yang ada di Kota Padang. Karena memiliki gejala demam. Sedangkan suaminya tidak ada gejala.

(hri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga