Tuntutan Belum juga Terjawab, Fakhrizal-Genius Laporkan Seluruh Komisioner KPU Sumbar ke DKPP

Tuntutan Belum juga Terjawab FakhrizalGenius Laporkan Seluruh Komisioner KPU Sumbar ke DKPP Genius Umar saat berada di kantor DKPP, Kamis (6/8/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Tim Fakhrizal - Genius Umar (Fage) melaporkan seluruh komisioner KPU Sumbar ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Kamis (6/8/2020). Laporan ini ditujukan karena sampai sekarang, segala tuntutan dan pertanyaan Liaison Officer (LO) Fakhrizal-Genius Umar sampai sekarang KPU Sumbar belum juga bisa menjawab sesuai dengan aturan yang jelas.

Pelaporan ini mengatasnamakan Fakhrizal, Genius Umar dan Haris Satria (Koordinator LO-red). Namun, laporan ini diwakili oleh Genius Umar yang datang langsung ke Kantor DKPP RI di Jakarta dan diterima oleh Bagian Pengaduan DKPP RI pukul 10.40 WIB dengan nomor register 01-6/SET-02/VIII/2020.

"Sampai saat ini, kami belum menerima jawaban atas tuntutan dan pertanyaan yang kami lontarkan saat sidang pleno Verifikasi Faktual KPU Sumbar tanggal 23 Juli 2020 silam. Jawaban yang diurai KPU selalu tidak sesuai dengan petunjuk dan azas pemilu. Jadi, hal ini yang mendorong kami melapor ke DKPP. Seakan ada apa dengan kinerja dan teknis KPU Sumbar dalam bekerja," sebut Genius Umar kepada Covesia.com melalui seluler, Kamis siang.

Genius juga mengatakan dengan adanya beberapa temuan dilapangan oleh tim internal Fakhrizal-Genius Umar, mengarahkan kinerja KPU Sumbar tidak maksimal. Karena itulah, seluruh komisioner KPU Sumbar dilaporkan secara kode etik. Dengan pokok-pokok persoalan hampir sama dengan pokok persoalan yang dilaporkan ke Bawaslu Sumbar.

"Jadi dengan melapor ke DKPP RI, perlu rasanya kita semua (masyarakat Sumbar-red) untuk menguji kenetralan dan profesional KPU Sumbar dalam menjalankan roda demokrasi di Sumbar. Apakah kinerjanya sudah sesuai dengan asas dan petunjuk teknis yang telah ditentukan," sebut Genius.

Sebelumnya, tim Fakhrizal - Genius Umar menyatakan sikap menolak hasil rapat pleno Verifikasi Faktual KPU Sumbar tanggal 23 Juli 2020. Penolakan ini dikarenakan banyak temuan dari tim internal Fakhrizal-Genius Umar menemukan persoalan di lapangan oleh PPS saat verifikasi faktual. 

Persoalan tersebut merembet kepada hasil verifikasi faktual yang mencatat dari 316.051 dukungan Fakrizal-Genius Umar yang lolos Administrasi, hanya 130.258 dukungan yang memenuhi syarat (MS). Sedang kan sisa dukungan sebanyak 185.793 dukungan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dengan demikian, KPU mewajibkan Fakrizal-Genius Umar untuk memperbaiki dukungan sebanyak dua kali lipat dari TMS atau sebanyak 371.586 dukungan lagi.

Hal ini direspon oleh Fakhrizal-Genius Umar dengan menolak memberikan dukungan perbaikan yang jatuh tempo tanggal 27 Juli 2020. Namun, memilih untuk mensengketakan KPU Sumbar ke Bawaslu Sumbar dan DKPP RI. 

Untuk laporan di Bawaslu Sumbar, laporan sengketa  Fakhrizal - Genius Umar telah dinyatakan lengkap dengan nomor register 001/PS.REG/13/VIII/2020 tertanggal 5 Agustus 2020. Atas laporan ini, KPU Sumbar akan menjalani persidangan Musyawarah pertama pada Jumat (7/8/2020) pukul 14.00 WIB. 

(agg)


Berita Terkait

Baca Juga