Pertengahan 2020, Realisasi PAD Sektor Pariwisata di Pessel Baru Mencapai Rp80 Juta

Pertengahan 2020 Realisasi PAD Sektor Pariwisata di Pessel Baru Mencapai Rp80 Juta Foto. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Hadi Susilo. (Indra Yen)

Covesia.com --Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) sampai Juni 2020 tercatat baru Rp80 juta dari target yang ditetapkan Rp 2,5 miliar. 

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Hadi Susilo, mengatakan, realisasi itu sangat jauh dari target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp2,5 miliar. 

"Memang sangat jauh dari target, berdasarkan catatan kami realisasi pendapatan dari sektor pariwisata baru Rp80 juta sampai bulan juni lalu,"sebutnya pada Covesia.com Rabu (5/8/2020). 

Menurutnya, jauhnya realisasi pendapatan itu dari target yang mesti dicapai disebabkan, pandemi Covid-19 yang terjadi semenjak awal tahun di Indonesia, dan juga di Kabupaten Pesisir Selatan. 

Akibat pandemi, pemerintah daerah Pesisir Selatan, juga mengambil kebijakan dengan menutup seluruh pariwisata yang diunggulkan didaerah tersebut. 

"Karena, kita juga menutup seluruh pariwisata yang menjadi pusat pendapatan kita dari distribusi tiket masuk. Sehingga, pencapaian kita sangat jauh dari yang kita targetkan,"ucapnya

Selain itu ditambahkannya, penurunan pencapaian target juga disebabkan dengan dihapusnya pendistribusian tiket masuk di kawasan wisata bahari Mandeh. 

"Hal itu juga menjadi pemicu berkurangnya pendapat dari sektor pariwisata kita. Karena, kita masih mengandalkan pendapatan dari distribusi tiket masuk,"ujarnya

Kendati demikian lanjutnya, menyikapi hal tersebut, pihak pemerintah daerah bakal berupaya kembali mendongkrak pendapatan dari sektor pariwisata, dengan membuka kembali sektor pariwisata dalam pasca era New Normal. 

"Renananya, kita dari pemerintah daerah kembali memberlakukan retribusi masuk pada semua destinasi setelah perubahan APBD 2020. Sebab, selama pandemi kita tidak memperlakukan pemungutan tiket masuk,"pungkasnya

(ind/adi)

Berita Terkait

Baca Juga