PPP Ajak Balik Koalisi Poros Baru Sama-sama Usung Mahyeldi-Audy

PPP Ajak Balik Koalisi Poros Baru Samasama Usung MahyeldiAudy Audy Joinaldy dan Maidestal Hari Mahesa dalam suatu kesempatan. (Dok. Pribadi)

Covesia.com - Koalisi Poros Baru yang terdiri dari Partai Golkar, PKB dan Nasdem mengajak PPP untuk ikut bergabung bersama-sama mengusung calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Sumbar Desember mendatang .

Sebelumnya Wakil Ketua DPW PKB Sumbar Hadrianto mengajak PPP bersama sama bergabung dengan Koalisi Poros Baru , kalau PPP tidak ingin perolehan kursinya anjlok seperti pemilu tahun 2019.

Menanggapi hal itu, Ketua DPC PPP Kota Padang Maidestal Hari Mahesa justru balik mengajak Poros Baru yang dimotori PKB sama-sama mengusung Mahyeldi-Audy Joynaldi di Pilkada Sumbar.

“Terimakasih atas ajakan Poros Baru yang disampaikan PKB Sumbar itu. Tapi PPP dan PKS sudah punya pasangan calon (Paslon) Mahyeldi-Audy, alangkah baik dan eloknya kalau PKB bersama Koalisi Poros Baru-nya yang gabung bersama PPP,” ujar Maidestal dalam pers rilis yang diterima Covesia.com, Selasa (4/7/2020).

Menurut Esa, sapaan akrab Maidestal Hari Mahesa dengan bergabungnya PKB bersama Parpol di Poros Baru ke PPP dengan calon Mahyeldi-Audy bagian dari implementasi ukhuwah islamiyah.

“PKB partai Islam, Nasdem dan Golkar juga bernafaskan Islam, agar semangat ukhuwah ini terjaga selalu ayo bersama kita usung paslon yang disung oleh parpol berasaskan Islam juga, yaitu Mahyeldi-Audy (PKS-PPP),”ujar Esa.

Ketetapan PPP mengusung Audy dan mengajak PKB dan koalisi Poros Baru ikut bergabung, imbuhnya, karena Audy potret seorang anak muda dengan bekal Islam yang dimilikinya sangat kuat.

“Jadi bukan PPP tidak mau memenuhi tawaran Poros Baru, tapi kami sudah klop dengan PKS sama-sama berketetapan mengusung Mahyeldi-Audi, justru PPP mengajak Poros Baru ikut dalam barisan mengantarkan Mahyeldi-Audy menjadi pemimpin di Provinsi Sumbar ini,” ujar Esa.

Koalisi PKS dan PPP berdasarkan persyaratan mengusung Paslon ke Pilkada Sumbar sudah cukup untuk mengusung Mahyeldi-Audy dalam pilkada mendatang.

“PKS 10 kursi dan PPP 4 kursi itu digabung 14 kursi dan sudah memenuhi syarat untuk mengusung Paslon ke Pilkada Sumbar. Tapi kerja pilkada semakin ringan jika PKB dengan Poros Barunya ikut gabung, Ketimbang Poros Baru membuka dan mencari Paslon lain di Pilkada Sumbar yang hingga saat ini belum ada calon yang akan di usung,” ujar Esa.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga