Hingga Hari Ini, 907 Warga Sumbar Terinfeksi Covid-19

Hingga Hari Ini 907 Warga Sumbar Terinfeksi Covid19 ilustrasi

Covesia.com - Angka kasus positif Covid-19 di Sumbar telah mencapai 907 orang dengan penambahan 16 kasus hari ini. Sementara jumlah sembuh bertambah 8 orang dan total sembuh 758 orang.

"Sebanyak 16 kasus pertambahan hari ini berasal dari Kota Padang, Kota Solok dan Kabupaten Solok. Dengan bertambahnya warga Kota Solok positif terinfeksi Covid-19, maka status kota Solok yang semula zona Kuning berubah menjadi zona Orange," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Jasman Rizal, Kamis (30/7/2020).

Jasman merincikan warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 16 orang yaitu 12 orang dari Kota Padang, 3 orang dari Kota Solok dan 1 orang dari Kabupaten Solok. 

Pasien positif Covid-19 dari Kota Padang adalah; 

  1. Pria 50 th, warga Kuranji, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 18 th, wargs Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 33 th, warga Kuranji, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 37 th, warga Sungai Sapiah, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Pria 17 th, warga Lubuak Buayo, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Wanita 45 th, warga Surau Gadang, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 27 th, warga Limau Manih Selatan, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan dan riwayat perjalanan dari Bukittinggi 26 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita 28 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.
  9. Pria 44 th, warga Kampuang Baru, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pulang dari Jakarta tanggal 28 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.
  10. Wanita 16 th, warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  11. Pria 14 th, warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  12. Pria 11 th, warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sedangkan pasien dari Kota Solok adalah; 

  1. wanita 35 th, warga Aia Mati, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RSUD. M. Natsir.
  2. pria 64 th, warga VI Suku, pekerjaan Wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan dan riwayat perjalanan ke Bukittinggi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Solok.
  3. wanita 63 th, warga VI Suku, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Solok.

Kabupaten Solok juga menambah kasus positif yakni pria 39 th, warga Saok Laweh, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Lebih lanjut Jasman menyebutkan 8 orang warga yang dinyatakan pulih dengan rincian:

  1. Pria 13 th, warga Andaleh, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  2. Pria 21 th, warga Limau Manih Selatan, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.
  3. Pria 22 th, warga Talang Kota Payakumbuah, pekerjaan karyawan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi di tempat kerja, pulang dari Kalimantan tanggal 28 Juni 2020, pasien karantina BPSDM.
  4. Pria 25 th, warga Padang Laweh Kab. Dhamaraya, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.
  5. Wanita 31 th, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.
  6. Wanita 40 th, warga Timpeh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.
  7. Wanita 35 th, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.
  8. Pria 72 th, warga Pegambiran, diduga terpapar dengan kegiatan keseharian, pasien RSUD Rasidin Padang.

Kasus Suspek dengan total 84 orang. Dirawat sebanyak 19 orang. Isolasi mandiri sebanyak 65 orang. 

(ril/ila/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga