12 Warga Sumbar Terinfeksi Covid-19, Berasal dari 5 Kabupaten/Kota

12 Warga Sumbar Terinfeksi Covid19 Berasal dari 5 KabupatenKota Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Terjadi penambahan 12 warga Sumbar positif Covid-19 pada hari ini, Sabtu (25/7/2020). Sampai saat ini tercatata total kasus menjadi 864 orang. 

Sedang warga Sumbar yang sembuh bertambah 13 orang, sehingga total menjadi 730 orang.

"Sebanyak 602 spesimen terperiksa, terkonfirmasi tambahan 12 (dua belas) warga Sumbar positif yaitu, 1 dari Kabupaten Agam (sebagai koreksi setelah tracing ulang), 8 dari Kota Padang, 1 dari Kota Bukittinggi, 1 dari Kota Solok dan 1 dari Kabupaten Dharmasraya," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal, Sabtu (25/7/2020).

Jasman merincikan, pasien dari Kabupaten Agam adalah wanita 29 tahun, warga Gaduik, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Dari Kota Padang ada 8 orang, sebagai berikut; 

  1. Wanita 30 th, warga Kampuang Jua, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di Semen Padang Hopital.
  2. Wanita 29 th, warga Gunuang Sariak, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.
  3. Pria 56 th, warga Parak Laweh, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.
  4. Wanita 54 th, warga Aia Tawa Timur, status IRT, diduga terpapar dari mobilisasi keluarga (hasil survei), penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Wanita 48 th, warga Kubu Marapalam, pekerjaan Guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Wanita 53 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Dosen, pulang dari Jakarta tanggal 17 Juli 2020, penanganan isoladi mandiri sementara.
  7. Pria 60 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Dosen, pulang dari Jakarta tanggal 17 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Pria 43 th, warga Kapalo Koto, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

Sedangkan dari Kota Bukittinggi, wanita 71 tahun, warga Ladang Laweh, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas keluarga dan riwayat perjalanan dari Medan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok juga menambah kasus baru yaitu Wanita 39 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan Guru, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Bukittinggi tanggal 8 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kemudian Kab. Dharmasraya, Wanita 19 tahun, warga Koto Baru, status IRT, terinfeksi karena pulang dari Pasuruan tanggal 16 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 13 orang dengan rincian, 

  1. Pria 32 th, warga Lapai Kota Padang, pekerjaan TNI AD, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RST. Dr. Reksodiwiryo.
  2. Pria 45 th, warga Rimbo Kaluang, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina BPSDM.
  3. Wanita 49 th, warga Sungai Pinago Kota Payakumbuah, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina BPSDM.
  4. Wanita 26 th, warga Alang Laweh Kota Padang, pekerjaan Kader Posyandu, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina BPSDM.
  5. Pria 20 th, warga Simpang Rumbio Kota Solok, status mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Surabaya tanggal 12 Juli 2020, pasien karantina BPSDM.
  6. Pria 40 th, warga Koto Tuo Kab. Limopuluah Kota, pekerjaan pegawai Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina BPSDM.
  7. Wanita 60 th, warga Rawang Kota Padang, pekerjaan Kader Posyandu, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin Padang.
  8. Pria 32 th, warga Sungai Sapiah, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  9. Wanita 18 th, warga Limau Manih Selatan, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  10. Wanita 58 th, warga Gantiang Parak Gadang, status IRT, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien RSUD Rasidin Padang.
  11. Pria 78 th, warga Surau Gadang, status pensiunan TNI AD, diduga terpapar dari aktivitas keluarga (hasil survei), pasien RSUD Rasidin Padang.
  12. Wanita 27 th, warga Kubu Anau Kab. Agam, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena pulang dari Medan tanggal 25 Juni 2020, RSUD Lubuak Basuang.
  13. Wanita 44 th, warga Kuranji Kota Padang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

"Kasus suspek dengan total 162 orang. Dirawat sebanyak 27 orang. Isolasi mandiri sebanyak 135 orang," pungkas Jasman.

Berita Terkait

Baca Juga