3 Daerah di Sumbar Kembali Catat Kasus Positif Covid-19

3 Daerah di Sumbar Kembali Catat Kasus Positif Covid19 Ilustrasi

Covesia.com - Tiga daerah di Sumbar yakni Kota Padang, Kota Pariaman dan Kabupaten Agam mencatat kasus baru Covid-19. Masing-masing daerah tersebut bertambah satu pasien. 

"Terjadi penambahan 3 warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19. Sembuh bertambah 3 orang, sehingga total sembuh 711 orang," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Kamis (23/7/2020).

Sementara, total kasus positif sudah di angka 849. 

"Dirawat di berbagai rumah sakit 52 orang (6,1%), isolasi mandiri 33 orang (3,9%), isolasi BPSDM 20 orang (2,4%), meninggal dunia 33 orang (3,9%), sembuh 711 orang (83,7%)," ujarnya. 

Sebanyak 627 spesimen terperiksa (590 Lab Unand dan 37 Lab Baso Agam), terkonfirmasi tambahan 3 (tiga) orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2 kali konversi negatif bertambah 3 orang.

Pasien Kota Padang adalah wanita 55 tahun, warga Kubu Marapalam, pekerjaan pegawai, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sedangkan dari Kota Pariaman merupakan pria 28 tahun, warga Pauah Timur, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien dari Kabupaten Agam merupakan pria 23 tahun, warga Gaduik, status mahasiswa, diduga terpapar dari mobilisasi keluarga dan riwayat perjalanan dari Medan tanggal 1 Juni 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sedangkan pasien sembuh sebanyak 3 orang yakni pria 34 tahun, warga Sungai Kamuyang Kab. Limopuluah Kota, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM.

Kedua, wanita 48 tahun, warga Batipuah Panjang Kota Padang, pekerjaan Kader Posyandu, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin Padang.

Ketiga, pria 31 tahun, warga Batu Gadang, pekerjaan karyawan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin Padang.

"Kasus suspek dengan total 154 orang, dirawat sebanyak 38 orang, isolasi mandiri sebanyak 116 orang," pungkasnya.

(ila/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga