Verifikasi Faktual Rampung, KPU: Pasangan Fakhrizal-Genius Masih Butuh 9.390 Dukungan

Verifikasi Faktual Rampung KPU Pasangan FakhrizalGenius Masih Butuh 9390 Dukungan Pasangan perseorangan Fakhrizal-Genius Umar

Covesia.com - KPU Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah selesai melakukan verifikasi faktual syarat dukungan pencalonan jalur perseorangan atas nama Fakhrizal-Genius Umar. Verifikasi faktual selesai dilakukan pada Minggu (12/7/2020) kemarin.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner KPU Sumbar, Izwaryani. Dia mengatakan 306.661 dukungan pasangan jalur perseorangan ini telah berhasil diverifikasi. Verifikasi faktual tersebut berhasil dilakukan di 1.155 nagari, desa, dan kelurahan se-Sumbar. 

Berdasarkan hasil verifikasi faktual tersebut, tutur Izwaryani, hanya ada 2 desa di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan 1 nagari di Kabupaten Padang Pariaman yang tidak ada pendukung pasangan Fakhrizal-Genius Umar.

"Jumlah yang kita verifikasi semuanya 306.661 pendukung. Verifikasi dilakukan di 1.155 nagari, desa, dan kelurahan. Jadi, di Sumbar ini, hanya ada 2 desa di Mentawai dan 1 nagari di Kabupaten Padang Pariaman yang tidak ada pendukungnya. Selebihnya ada. Ini sudah seratus persen selesai diverifikasi," ujarnya saat dihubungi Covesia via telepon, Selasa (14/7/2020).

Jumlah tersebut, lanjutnya, masih di bawah syarat minimal untuk pencalonan perseorangan yakni sebanyak 316.051 dukungan. Jadi, pasangan ini masih membutuhkan 9.390 dukungan lagi.

Meski demikian, pasangan ini masih bisa menambahkan jumlah dukungan mereka ke KPU pada Sabtu-Senin (25 hingga 27 Juli 2020) mendatang. Saat ini, pasangan Fakhrizal-Genius Umar masih harus melalui tahapan rekapitulasi di tingkat kecamatan hingga Minggu (19/7/2020). 

Selanjutnya pasangan ini juga menjalani tahapan rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota pada Senin-Selasa (20 sampai 21 Juli 2020), dan rekapitulasi di tingkat provinsi pada Rabu-Kamis (22 sampai 23 Juli 2020).

"Yang kita turunkan verifikasi masih kurang 10.000 (9.390 dukungan-red). Kemudian, di lapangan ada lagi yang mungkin dicoret. Berapa kekurangannya nanti kita rekap di tingkat Provinsi tanggal 22 dan 23 Juli besok. Jika masih kurang, itu ada masa perbaikan. Mereka masih bisa menambahkan. Diserahkannya pada 25-27 Juli," jelas Izwaryani.

(fkh/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga