95 Tamu Undangan Tertular Corona di Acara Penikahan, Si Pengantin Pria Meninggal Dunia

95 Tamu Undangan Tertular Corona di Acara Penikahan Si Pengantin Pria Meninggal Dunia Ilustrasi - indiatvnews

Covesia.com - Seorang pengantin pria di Bihar, India meninggal dunia dua hari setelah menikahi seorang wanita. Ternyata, penyebab kematian lelaki itu karena jangkitan virus Covid-19. 

Sementara, hampir 100 orang dinyatakan positif tertular setelah pemerintah setempat langsung mengumpulkan sampel dari kerabat, tetangga dan tamu undangan untuk melakukan tes Covid-19. Hasilnya, dari 300 sampel, 95 orang dinyatakan positif corona.

Dikutip Suara.com, jaringan Covesia.com, seperti dilansir Times of India, Rabu (1/7/2020), pria yang tak disebutkan identitasnya ini bekerja di daerah Gurugram.

Dia kembali ke desa memakai mobil sewaan pada 12 Mei. Tanggal 8 Juni, prosesi pernikahan mulai dilangsungkan dan keesokan harinya, kesehatan pria itu memburuk.

Diketahui muncul salah satu gejala Covid-19, tetapi dia tidak dibawa ke rumah sakit. Lelaki itu malah dibawa ke dukun dan tidak menjalani karantina.

"Bahkan sehari sebelum baraatnya (nama salah satu prosesi pernikahan), ia pingsan dan menggigil," ujar salah satu sumber yang tak mau disebutkan namanya.

Pada tanggal 15 Juni, ritual pernikahan tetap dilangsungkan meski pengantin pria dalam keadaan sakit.

Pria itu meninggal dua hari setelahnya. Pihak keluarga langsung melakukan kremasi tanpa melakukan konfirmasi pada pihak administrasi.

"Seseorang memanggil saya dan memberi tahu saya tentang kejadian ini. Pengantin pria kembali dari Gurugram dan menunjukkan gejala Covid-19 tapi keluarga tetap melanjutkan pernikahan," jelas Kepala Distrik Patna, Kumar Ravi.

"Ketika kondisinya memburuk, keluarganya bergegas ke AIIMS-Patna tapi pria ini meninggal dalam perjalanan," lanjutnya.

Setelah kejadian itu, sampel dari kerabat, tetangga dan tamu undangan untuk melakukan tes Covid-19 dikumpulkan untuk dites. Dari 300 sampel, sebanyak 95 orang terkonfirmasi Covid-19.

Sementara itu, hasil tes pengantin wanita menunjukkan negatif Covid-19.

Pemerintah setempat kini mengunci beberapa wilayah tempat para tamu berasal seperti Deehpali, Purani Bazar, Mithakuan, Babba Boring Road dan Bibipur.

Berita Terkait

Baca Juga