Kejari Padang Belum Keluarkan Penangguhan Penahanan NN

Kejari Padang Belum Keluarkan Penangguhan Penahanan NN NN saat digerebek di Hotel Kyad Bumi Minang beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Pekerja seks berinisial NN (26), yang beberapa waktu lalu digerebek Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade, saat ini masih belum mendapatkan penangguhan penahanan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang. 

"Penangguhan (NN) belum keluar sampai kini," ujar Kuasa hukum NN dari Lembaga Advokasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Lappan) Sumbar Riefia Nadra kepada Covesia lewat sambungan telepon, Senin (29/6/2020).

Dia menuturkan pihaknya sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan NN kepada Kejari Padang pada Senin (22/6/2020). Namun, hingga saat ini, kata Riefia, pihak kejaksaan belum memberikan tanggapan. "Belum ada jawaban," jelasnya. 

Sebelumnya disebutkan, kasus NN beserta muncikarinya AS (24) sudah memasuki tahap dua, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dari pihak penyidik ke kejaksaan. Penyerahan tersebut dilakukan pada Kamis (18/6/2020).

Penahanan NN pun dititipkan oleh kejaksaan di Polsek Padang Timur. Sebelumnya disebutkan penahanan NN dilakukan di Mapolda Sumbar. Tapi, saat diwawancarai hari ini, Riefia mengatakan penahanan NN dilakukan di Polsek Padang Timur. 

Menurutnya, penitipan penahanan NN dilakukan di Polsek tersebut dengan alasan sel Mapolda Sumbar sudah penuh. Kata Riefia pula, penahanan NN dititipkan di situ sejak kasusnya memasuki tahap dua. 

"Dia dititipkan di Polsek Padang Timur karena Polda penuh. Dititipkan di Padang Timur sejak (kasusnya) tahap dua," imbuhnya. 

Artinya, hingga hari ini, sudah dua belas hari NN meringkuk di sel. Menurut Riefia pula, NN saat ini dalam kondisi sehat. "Kondisinya baik-baik saja. Kami akan tetap berjuang untuk dia. Karena kita belum mendapatkan dakwaan," terangnya. 

Diberitakan sebelumnya Polda Sumbar menggerebek NN beserta muncikarinya AS pada Minggu (26/1/2020) di sebuah hotel di Kota Padang. Kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, penggerebekan itu bisa dilakukan berkat informasi dari Andre. 

Andre bahkan ikut hadir dalam penggerebekan itu. 

Kasus ini menjadi atensi publik dan bahan pemberitaan di berbagai media massa setelah Covesia berhasil mendapatkan pengakuan NN bahwa dirinya dipakai terlebih dahulu sebelum digerebek. 

NN yang waktu itu sempat ditahan di Mapolda Sumbar, akhirnya mendapatkan penangguhan penahanan dari pihak kepolisian. Namun, setelah kasunya tahap dua, pihak kejaksaan pun menahan NN. Dia saat ini ditahan di Polsek Padang Timur.

(fkh)

Berita Terkait

Baca Juga