Anak Usia 8 Tahun Asal Solok Meninggal Akibat Covid-19 Hari Ini

Anak Usia 8 Tahun Asal Solok Meninggal Akibat Covid19 Hari Ini Ilustrasi (Covesia)

Covesia.com - Seorang anak perempuan asal Lembah Gunanti Kabupaten Solok meninggal dunia. Diduga anak tersebut terpapar dari riwayat pengobatan rumah sakit. 

"Hari ini bertambah kasus meninggal dunia karena Covid-19, yakni anak-anak (perempuan) 8 th, warga Lembah Gumanti, status pelajar, diduga terpapar dari riwayat pengobatan rumah sakit," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Jumat (26/6/2020).

Lebih lanjut dikatakan Jasman total yang meninggal karena Covid-19 adalah 31 orang. Sementara itu, untuk kasus positif adalah 720 orang. Terjadi penambahan 3 orang lagi. Pasien sembuh juga  bertambah 10 orang, sehingga total sembuh 571 orang. 

Kota Padang Panjang menambah 2 kasus positif hari ini yakninya Wanita 44 th, warga Silaiang Bawah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke dua,  Wanita 28 th, warga Balai-balai, pekerjaan adm klinik, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok menambah satu kasus positif dan meninggal dunia. Ialah Anak-anak (perempuan) 8 th, warga Lembah Gumanti, status pelajar, diduga terpapar dari riwayat pengobatan rumah sakit. 

Jasman juga merincikan pasien sembuh sebanyak 10 orang, berikut rinciannya.

1. Pria 32 th, warga Parak Gadang Timur Kota Padang, pekerjaan polri, terinfeksi karena diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RS Bhayangkara.

2. Wanita 55 th, warga Kurao Pagang, pekerjaan IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

3. Wanita 31 th, warga Limau Manih, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RS Unand.

4. Wanita 24 th, warga Gates, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien karantina BPP Padang.

5. Pria 28 th, warga Lubuak Buayo, pekerjaan swasta, terinfeksi karena diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina Bapelkes.

6. Batita (perempuan) 2 th, warga Kasang Kab. padang Pariaman, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Bapelkes.

7. Pria 21 th, warga Pagambiran Kota Padang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Bapelkes.

8. Pria 56 th, warga Pegambiran, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien karantina Bapelkes.

9. Wanita 46 th, warga Ikua Koto, pekerjaan pedagang Pasar Raya, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

10. Pria 12 th, warga Banuaran, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.626 orang. Proses pemantauan 163 orang, dengan rincian karantina Pemda 2 orang dan 161 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 9.463 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1309 orang. Masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. 19 orang. Dinyatakan negatif, pulang dan sembuh 1290 orang.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga