Pasar Raya Padang Menjadi Pasar Pertama yang Gunakan E-Retribusi

Pasar Raya Padang Menjadi Pasar Pertama yang Gunakan ERetribusi Penandatangan perjanjian kerjasama terkait E-Retribusi pasar dengan Bank Nagari Cabang Pasar Raya, Kamis (25/6/2020)(Foto: Covesia/ Laila)

Covesia.com - Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang melalukan penandatanganan perjanjian kerjasama terkait E-Retribusi pasar dengan Bank Nagari Cabang Pasar Raya. 

"E-retribusi perdagangan tidak khusus pasar saja, tapi pelayanan lain juga. Kita akan berpindah dari karcis ke layanan digital," ungkap Andree H Algamar kepada Covesia.com ditemui usai penandatanganan, Kamis (25/6/2020).

Lebih lanjut dikatakan Andree, E-retribusi ini lebih tertib administrasi untuk pasar raya dan pasar pembantu lainnya. Tak hanya itu, dengan diberlakukan e-retribusi kita menghemat anggaran. 

"Ketika retribusi pakai karcis kita bisa menghabiskan dana sebesar 75 Juta se tahun, kalau pakai e-retribusi 0 yang kita gunakan," imbuhnya. 

Dengan adanya e-retribusi diharapkan ada peningkatan pendapatan asli daerah dan lebih transparan lagi. Semua pembayaran langsung ke Bank dan dapat dilihat secara real. 

"Tanggal 1 Juli diimplementasikan. Dalam sistem akan terlihat realtime transaksi bisa bulanan harian bahkan tahunan. Juga bisa dilihat potensi berapa pedagang yang berjualan," jelasnya.

Ke depan kita kembangkan dengan sistem QRIS dan sistem lainnya. Karena menggunakan e-retribusi sangat banyak keuntungannya. Efesien, terukur, dan transparan. 

Bahkan kita dapat mengurangi kontak fisik. Apalagi di era pandemi Covid-19 ini. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga