Tiga Pasar Ditutup Menyusul Puluhan Pedagang di Pulo Gadung Positif Corona

Tiga Pasar Ditutup Menyusul Puluhan Pedagang di Pulo Gadung Positif Corona Ilustrasi - Petugas pengelola pasar berkampanye pencegahan COVID-19 dengan membawa poster berisi pesan di Pasar Jatinegara, Jakarta, Kamis (11/6/2020). Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Covesia.com - Tiga pasar tradisional di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur ditutup selama tiga hari menyusul temuan puluhan pedagang positif COVID-19 dari hasil tes. Penutupan pasar dilakukan pada 25-27 Juni 2020.

"Kita terus lakukan upaya pencegahan penyebaran penularan COVID-19 di pasar hingga tiga hari ke depan dengan sterilisasi seluruh area pasar," kata Wakil Camat Pulo Gadung, Agus Purwanto di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Pernyataan itu disampaikan Agus saat meninjau proses penutupan hari pertama Pasar Kampung Ambon sekaligus penyemprotan disinfektan oleh petugas Damkar setempat.

Penutupan Pasar Kampung Ambon atau Pasar Ampera itu dilakukan setelah 11 pedagang dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap atau swab test pada Senin (15/6).

"Dari total 300 pedagang yang menjadi peserta tes usap, sebanyak 11 pedagang di antaranya memperoleh hasil tes positif COVID-19," katanya.

Selain Pasar Kampung Ambon, dua pasar lainnya yang juga ditutup di Pulo Gadung adalah Pasar Enjo dan Pasar Rawamangun.

Sebanyak sepuluh pedagang kios dan dua orang pedagang kaki lima di Pasar Enjo positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap pada Selasa (16/6).

Sedangkan di Pasar Rawamangun ada satu pedagang yang tertular COVID-19 berdasarkan hasil tes usap pada Jumat (12/6).

Kamis siang upaya penyemprotan disinfektan dilakukan dengan mengerahkan sepuluh satuan tugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Timur.

Penyemprotan dilakukan di seluruh kios pedagang guna mengantisipasi penambahan kasus penularan COVID-19.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga