Terseret Arus Sungai, Seorang Lansia di Pasaman Meninggal Dunia

Terseret Arus Sungai Seorang Lansia di Pasaman Meninggal Dunia Warga Tingkarang Kecamatan Rao kabupaten Pasaman mengevakuasi jasad korban di sungai Tingkarang, Nagari Tarung-tarung Kecamatan, Selasa (23/6/2020).

Covesia.com-Seorang perempuan lanjut usia ditemukan sudah tidak bernyawa di Bendungan I Tingkarang, Jorong Tingkarang, Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa (23/6/2020).

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya melalui Kapolsek Rao,  Iptu Fahrur Rozi mengatakan korban yang merupakan perempuan lansia tersebut bernama, Elmi (65), warga Tingkarang Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao.

"Salah seorang warga Tingkarang, Nurbainah mengatakan sempat melihat korban sedang asik mencuci pakaian di sungai Batang Tingkarang itu sebelum korban ditemukan tewas oleh warga pada, Selasa (23/6/2020) sekira pukul 08.00 WIB tadi. Jadi kuat dugaan korban memang terpeleset hingga terjatuh kedalam sungai batang Tingkarang itu," terang Iptu Fahrur Roji.

Saat Nurbainah mencuci di sungai, kata dia, melihat korban Elmi (yang meninggal itu-red) juga sedang berada di sungai mencuci piring. 

"Setelah korban selesai mencuci piring, korban kemudian pulang ke rumah nya, dan sekira 10 menit kemudian korban kembali ke bendungan untuk mengambil batu selanjutnya korban turun ke sungai," katanya.

Menurut penuturan warga itu, kata dia, korban tengah mengambil batu di sungai lebih kurang sebesar bola kaki yang dimasukkan kedalam karung, kemudian diangkat ke atas kepalanya. Selanjutnya korban terus berjalan ke hulu sungai setelah itu warga tidak mengetahui lagi bagaimana keadaan korban. 

"Diduga korban mengalami pusing, jatuh dan terseret arus sungai, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," paparnya. 

Lebih jauh Rozi mengatakan, jasad korban ditemukan warga sekitar 100 meter dari lokasi tempat ia mengambil batu tersebut. 

"Jasad korban ditemukan masyarakat setempat tersangkut di bendungan Batang Tingkarang dalam keadaan sudah meninggal dunia," katanya. 

Kata Iptu Rozi lagi, usai ditemukan jasad korban langsung dievakuasi oleh warga bersama pihak kepolisian ke rumah duka. Keluarga korban menangis histeris mendapati korban tewas terseret arus sungai. Namun, pihak keluarga sudah ikhlas dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.

"Korban disemayamkan di rumah duka, dan di makamkan di pandam pekuburan keluarga di Jorong Tingkarang, Nagari Tarung-tarung Kecamatan Rao," tutupnya.

(hri)



Berita Terkait

Baca Juga