Praperadilan BG Timbulkan Kekacauan Hukum di Masa Datang

Praperadilan BG Timbulkan Kekacauan Hukum di Masa Datang

Covesia.com - Upaya Suryadharma Ali mengajukan gugatan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai efek dari putusan hakim Sarpin Rizaldi. Pasalnya Sarpin mengabulkan praperadilan penetapan status tersangka Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan (BG).

Pengamat hukum Asep Rahmat Fajar menuturkan, putusan hakim yang mengabulkan gugatan praperadilan itu harus dikoreksi secepatnya oleh Mahkamah Agung (MA). Sebab, putusan itu bertentangan dengan KUHAP dan dapat menimbulkan kekacauan hukum di masa mendatang.

"Putusan itu mendorong para tersangka khususnya yang terjerat kasus korupsi untuk ikut menggugat KPK," kata Asep di Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Asep mendorong KPK segera mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan praperadilan itu ke MA. Apalagi upaya kasasi yang diajukan KPK ditolak oleh PN Jakarta Selatan.

"KPK harus melanjutkan upaya hukum PK. Mau tidak mau itu harus dilakukan," katanya.

Seperti diketahui, mantan Menteri Agama Suryadharma Ali turut menggugat status tersangka yang ditetapkan KPK atas kasus dugaan korupsi dana haji 2012/2013.

(hat/utr)

Berita Terkait

Baca Juga