Kabar Baik, 35 Pasien Covid-19 di Sumbar Sembuh Hari Ini

Kabar Baik 35 Pasien Covid19 di Sumbar Sembuh Hari Ini Ilustrasi (Covesia)

Covesia.com - Sebanyak 35 orang warga Sumbar yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota dinyatakan sembuh dari virus corona baru Covid-19. Hingga total pasien sembuh tercatat sebanyak 312 orang atau 52,52 persen.

"Berdasarkan laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr Andani Eka Putra, 35 warga Sumbar dinuatakan sembuh dri Covid-19, " ungkap Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, Kamis (4/6/2020).

Berikut rincian pasien ya g dinyatakan sembuh.

1. Wanita 36 th, warga Tarusan Kab. Pesisir Selatan, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

2. Pria 29 th, warga Pagambiran Kota Padang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

3. Pria 44 th, warga Parak Laweh, pekerjaan Peg. BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

4. Pria 25 th, warga Pauah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

5. Pria 22 th, warga Taeh Baruah Kab. Limopuluah Kota, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

6. Wanita 53 th, warga Berok Siteba Kota Padang, pekerjaan pegawai Kodim, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

7. Wanita 37 th, warga Pauah, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Bandar Buat, pasien karantina BPSDM.

8. Wanita 53 th, warga Kapalo Koto Dibalai Kota Payakumbuah, pekerjaan CS mesjid, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

9. Wanita 20 th, warga Pasa Ambacang Kota Padang, pekerjaan ART, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

10. Wanita 54 th, warga Padang Sago Kab. padang Pariaman, terinfeksi karena sebagai pedagang pasar raya, pasien karantina BPSDM.

11. Wanita 32 th, warga Aia Tawa Timur Kota Padang, terinfeksi karena sebagai pedagang pasar raya, pasien karantina BPSDM.

12. Wanita 39 th, warga Banda Buek, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

13. Wanita 20 th, warga Flamboyan, terinfeksi karena sebagai karyawan toko di pasar raya, pasien karantina BPSDM.

14. Wanita 20 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan pegawai kontrak, terinfeksi karena kontak dengan pedagang padar raya, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

15. Wanita 45 th, warga Aia Tawa Barat, pekerjaan pegawai Dinas Pasar, terinfeksi karena kontak dengan pedagang padar raya, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

16. Pria 31 th, warga Lubeg, pekerjaan Security Pasar Raya, terinfeksi karena kontak dengan pedagang pasar raya, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

17. Anak-anak (perempuan) 5 th, warga Puruih, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

18. Pria 21 th, warga Puruih, status ex mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

19. Wanita 9 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

20. Wanita 13 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

21. Bayi (perempuan) 5 bulan, warga Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

22. Balita (laki-laki) 4 th, warga Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

23. Pria 27 th, warga Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, terinfeksi karena sebagai pedagang pasar raya, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

24. Wanita 10 th, warga Belimbing Kota Padang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

25. Pria 36 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan pegawai Dinas Pasar, terinfeksi karena kontsk dengan pedagang pasar raya, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

26. Pria 22 th, warga Pasie Nan Tigo, pekerjaan security pasar raya, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan.

27. Pria 50 th, warga Aua Kuniang Kota Bukittinggi, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Dr. Achmad Mochtar.

28. Wanita 19 th, warga Flamboyan, terinfeksi karena sebagai karyawan toko pasar raya, pasien karantina BPP Padang.

29. Wanita 20 th, warga Guguak Malintang, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPP Padang.

30. Wanita 19 th, warga Balai-balai Kota Padang Panjang, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPP Padang.

31. Pria 20 th, warga Balimbiang, pekerjaan karyawan Dispora Padang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPP Padang.

32. Pria 27 th, warga Aua Kuniang Kab. Pasaman Barat, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPP Padang.

33. Pria 20 th, warga Padang Sago Kab. Ppadang Pariaman, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPP Padang.

34. Pria 25 th, warga Nan Balimo Kota Solok, diduga terpapar dari pekerjaan sebagai sales yang sering keluar kota, pasien karantina BPP Padang.

35. Pria 63 th, warga Talawi Kota Sawahlunto, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari posko perbatasan, pasien dinkes Sawahlunto.

Total ODP sebanyak 9. 240. Dengan rincian 155 dalam proses pemantauan, 6 orang karantina pemda, 149 isolasi mandiri dan 9.085 selesai pemantauan.

"Sedangkan PDP sejumlah 1091 orang, 59 diantaranya masih dirawat di rumah sakit sambil menunggu hasil lab. Dibolehkan pulang karena negatif sebanyal 1032 orang," tutupnya.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga