Bansos Covid-19 Diperpanjang Hingga Desember 2020, Nilainya Turun Rp300 Ribu per Bulan

Bansos Covid19 Diperpanjang Hingga Desember 2020 Nilainya Turun Rp300 Ribu per Bulan Ilustrasi - Sejumlah warga antre tanpa menjaga jarak fiisk saat pengambilan bantuan sosial tunai (BST) Kemensos di tengah berlanjutnya wabah COVID-19 di Kelurahan Randugunting, Tegal, Jawa Tengah, Selasa (19/5/2020). Foto: Antara/Oky Lukmansyah

Covesia.com - Pemerintah akan memperpanjang pemberian Bantuan Sosial (Bansos) untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 hingga Desember 2020. Sedangkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dilanjutkan hingga September 2020.

“Diputuskan dalam sidang kabinet, yakni untuk bansos yang selama ini diberikan dalam bentuk sembako, pertama, bansos ini diperpanjang sampai Desember 2020,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Merdeka, Jakarta.

Rapat terbatas membahas Penetapan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN Tahun 2020.

Sebelumnya, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk bansos hanya hingga September 2020.

Sri Mulyani mengatakan, meskipun diperpanjang pemerintah akan mengurangi nominal bansos.

Nilai manfaat bansos turun menjadi Rp300 ribu dari Rp600 ribu per bulan Juli 2020 - Desember 2020. Hal itu juga berlaku bagi ketentuan bansos tunai di luar Jabodetabek.

“Penyaluran bansos ini akan dilakukan secara tunai non-cash. Akan dilakukan transfer ke nama dan akun mereka sesuai dengan data di Kemensos atau kerja sama dengan Pemda,” jelas Menkeu.

Sedangkan untuk BLT Dana Desa diperpanjang dari Juli - September 2020. Nilainya juga turun menjadi Rp300 ribu. Total alokasi BLT Dana Desa akan mencapai Rp31,8 triliun,

"Penerima bansos ini adalah mayoritas petani, peternak sebanyak 18,4 juta orang. Pedagang, pekerja sektor swasta 4,2 juta orang, supir, sektor komunikasi 1,3 juta orang, nelayan 900 ribu orang dan sektor lainnya,” pungkas Sri.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga