Warga Padang Dilarang Masuk? Ini Penjelasan Wako Bukittinggi

Warga Padang Dilarang Masuk Ini Penjelasan Wako Bukittinggi Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias

Covesia.com - Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Ramlan Nurmatias, memberikan penjelasan terkait keterangan orang nomor satu di Bukittinggi itu adanya larangan warga Padang memasuki wilayahnya.

"Kita tidak melarang warga Padang memasuki Bukittinggi namun ada pengecualian bagi warga yang tinggal di daerah pandemi," ungkap Ramlan Nurmatias, Selasa (2/6/2020).

Ia menerangkan, warga yang dilarang masuk Bukittinggi yakni warga yang daerahnya termasuk kelurahan pandemi, misalnya seperti warga yang memiliki KTP Pasar Raya Padang.

"Karena kawasan itu daerah pandemi tidak mungkin kita biarkan masuk kota Bukittinggi. Intinya yang sehat kita pertahankan dan sakit kita obati, namun jangan sampai yang sehat terkena oleh yang sakit," jelasnya.

Dengan adanya pengecualian bagi warga Padang khususnya daerah pandemi yang masuk Bukittinggi, Ramlan meminta pengertiannya, karena pihaknya menginginkan warga Sumbar sehat dari Covid-19 dengan tetap mencegahnya dan menjalankan protokol Covid-19.

"Jika ada warga Padang yang dilarang masuk Bukittinggi itu tidak benar. Intinya kita menyeleksi warga Padang yang masuk Bukittinggi terutama kawasan dari daerah pandemi," ujarnya.

Ia menambahkan, hal itu juga berlaku bagi warga yang datang dari luar Sumbar.

Ramlan mengumpamakan jika ada warga Jakarta yang masuk Bukittinggi dengan surat keterangan sehat maka akan dipersilahkan. Namun jika tidak memiliki surat keterangan kesehatan maka tidak diizinkan masuk kota.

"Intinya Bukittinggi lebih selektif bukan melarang," katanya.

(dbi/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga