12 Tahun Derita Hidrosefalus dan Gangguan Hati, Afwandi Butuh Uluran Tangan Pemerintah

12 Tahun Derita Hidrosefalus dan Gangguan Hati Afwandi Butuh Uluran Tangan Pemerintah Foto: Istimewa

Covesia.com - Afwandri, remaja 12 tahun asal kampung Kandang, Nagari Pauh Kamba, Kecamatan Nan sabaris, Kabupaten Padang Pariaman ini sudah semenjak lahir mengalami penyakit Hidrosefalus. Saat ini kondisinya begitu menghawatirkan karena juga mengalami gangguan hati.

"Belum ada bantuan dari pemerintah selain baznaz," ungkap Erni, Ibu kandung Afrwandri saat dihubungi Covesia.com melalui telepon, Sabtu (23/5/2020).

Dikatakan Rini (36), setiap bulan ia harus membawa anak sulungnya itu untuk berobat. Dahulu sebelum 2014 ia memakai jamkesda, setelah diganti ke BPJS ia tidak bisa mengajukan ulang terpaksa ia ikut BPJS kelas tiga mandiri. "Terpaksa, sebab anak saya perlu berobat tiap bulan," tuturnya.

Di 2014 Kepala kadis kesehatan pernah mengunjungi tapi tidak ada solusi lebih lanjut. "Kami diminta ke M Djamil Padang namun saat pulang pakai ambulan dan membayar karena tak snggup saya pilih pakai kereta api," ujarnya.

Sebagai seorang ibu yang naluri kasih sayangnya sangat tinggi Rini yang hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga tidak putus asa. Dia bahkan mengikuti program Pariaman sehat. "Saya ajukan ke baznas untuk biaya berobat, waktu itu pernah dapat, namun setelah sebulan masuk rumah skit lagi karena gangguan fungsi hati. 10 hari di rumah sakit," terangnya.

Semakin lama biaya untuk membayar BPJS mandiri pun serasa sulit dibayarkan apalagi ayah Afwandri hanya berprofesi sebagai buruh lepas. Suatu ketika, Erni curhat di FB ada yang menanggapi.

Sebuah grup yang membantu dan grup tersebut melaporkan ke anggota dewan, datang anggota dewan ke rumah, solusinya disuruh dinkes membuatkan BPJS dari pemerintah kalau tidak bisa nanti diminta ke bupati untuk datang ke sini.

Meski dengan keadaan seperti demikian, di masa pandemi ini Rini pun tidak mendapat BLT yang disalurkan pemerintah untuk masyarakat kurang mampu.

Afwandri tentunya butuh pengobatan yang lebih baik. Uluran tangan tidak hanya dari dermawan dari pemerintahpun sangat dibutuhkannya.

Hidrosefalus (hydrocephalus) adalah kondisi penumpukan cairan di dalam otak yang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak. Arti harfiah dari penyakit ini adalah “air di dalam otak.” Cairan serebrospinal biasanya mengalir melalui ventrikel dan menggenangi otak dan tulang belakang.

(lia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga