Satu PDP Asal Pasaman Barat Meninggal Dunia di RSUP M Djamil Padang

Satu PDP Asal Pasaman Barat Meninggal Dunia di RSUP M Djamil Padang Juru bicara gugus tugas, dr Gina Alecia (Foto: Dok Covesia)

Covesia.com-Gugus Tugas percepatan penanggulangan Virus Corona (COVID-19) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyatakan seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal daerah itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang sekitar pukul 20.50 WIB, Senin (18/5/2020) kemarin malam.

Ketua gugus tugas, Yulianto melalui juru bicara, dr. Gina Alecia kepada Covesia.com, mengatakan pasien PDP Covid-19 tersebut diketahui berinisial N (73), berjenis kelamin perempuan asal Kabupaten Pasaman Barat.

"Almarhumah meninggal dunia dengan diagnosa dokter PDP Covid-19 tadi malam di RSUP M Djamil Padang. Almarhumah direncanakan akan dimakamkan di Rimbo Candung, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat pagi ini," terang juru bicara, dr. Gina Alecia kepada Covesia.com, Selasa (19/5/2020).

dr. Gina Alecia mengatakan untuk kepastian itu, pihaknya masih mencari informasi terkait hasil tes Swab pasien dari Laboratorium Universitas Andalas (Unand) Padang. 

"Sebab pasien masuk RSUP M Djamil dengan riwayat penyakit penumpukam cairan di paru-parunya. Sementara penetapan pasien sebagai PDP saat di RSUP M Djamil. Makanya kita tunggu hasil swab keluar, sehingga jelas apakah pasien meninggal dunia terinfeksi COVID-19 atau memang karena penyakit lainnya," tambah dr Gina Alecia.

Akan tetapi kata dr Gina Alecia, untuk proses pemakaman terhadap pasien tetap dilakukan dengan standar Covid-19.

"Sesuai arahan RSUP M Djamil maka pihaknya akan melakukan pemakaman dengan standar COVID-19. Jasad almarhumah nanti dibawa oleh pihak RSUP M Djamil Padang ke Pasaman Barat dan dimakamkan oleh petugas pemakaman Covid-19 dari relawan PMI Pasbar," katanya.

dr Gina Alecia menyebutkan bahwa almarhumah diketahui sebelumnya memang sudah bolak balik masuk Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak dengan penyakit komplikasi.

"Almarhumah pada tanggal (13/5/2020) kemarin sempat menjalani operasi tumor  di RSUD Jambak Pasaman Barat. Kemudian pada (15/5/2020) kemarin, pasien di rujuk pihak RSUD Jambak Pasaman Barat ke RSUP M Djamil Padang. Jadi memang saat itu sama sekali tidak dicurigai sebagai penyakit Covid-19," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga