Tambang Ilegal Pamong Gadang Solsel, Polisi: Pemodal Berinisial K Masih Diburu

Tambang Ilegal Pamong Gadang Solsel Polisi Pemodal Berinisial K Masih Diburu Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto (kanan) didampingi Kasubdit IV Ditreskrimsus, Kompol Bendot, saat jumpa pers daring yang digagas IJTI Sumbar, Senin (18/5/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Satu orang pemodal tambang ilegal di aliran Sungai Pamong Gadang Jorong Jujuhan Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih diburu pihak kepolisian.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumbar Kompol Bendot mengatakan 1 orang pemodal tersebut berinisial K merupakan warga biasa.

"Pemodal bukan oknum aparat, bukan oknum pemerintahan. Dia masyarakat biasa," ujarnya dalam jumpa pers daring yang digagas Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Provinsi Sumbar, Senin (18/5/2020).

Baca: Polisi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Pamong Gadang Solsel, 3 Penambang Diamankan

Hal tersebut, jelas dia, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Sumbar. "Dari hasil penyelidikan, mereka memang ada yang memodali. Sekarang kita sedang melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan," imbuhnya.

Kompol Bendot menyampaikan pihak kepolisian berkomitmen untuk memberantas tambang ilegal hingga ke pemodal.

Pengungkapan kasus tambang ilegal di aliran Sungai Pamong Gadang Solok Selatan berawal dari informasi masyarakat. Polda Sumbar menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan. 

"Ternyata benar di lokasi ada aktivitas penambangan," imbuhnya. Penangkapan terjadi Selasa (5/5/2020) dini hari. 

Ada tiga penambang yang berhasil diamankan di lokasi kejadian. Mereka yaitu WP (27) pengawas lapangan, YH (20) operator alat berat, dan I (37) pendulang. Mereka bertiga warga Solok Selatan.

Selain ketiga pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit alat berat jenis eskavator beserta kunci kontak, 1 unit mesin dompleng, 1 unit karpet sintetis, 1 unit jerigen berisi solar, 2 unit handphone, alat timbang, dan 12,56 gram diduga serbuk emas.

"Tersangka beserta alat berat lalu kami amankan ke Polda Sumbar. Sedangkan untuk alat berat kami titipkan ke Polsek setempat," tuturnya.

(fkh)

Berita Terkait

Baca Juga