Bertambah 22, Warga Sumbar Positif Corona Hampir Capai 400 Orang

Bertambah 22 Warga Sumbar Positif Corona Hampir Capai 400 Orang Ilustrasi (Covesia/Anggoma)

Covesia.com - Bertambah 22 orang hari ini, jumlah warga Sumatera Barat terjangkit virus corona Covid-19 hampir mencapai 400 orang. Total hari telah 393 orang terjangkit virus dari Wuhan, China tersebut dengan 88 telah sembuh dan 21 meninggal dunia.

"Terjadi penambahan positif Covid-19 22 orang lagi. Sembuh bertambah 2 orang, sehingga total sembuh  88 orang dan tidak ada penambahan orang yang meninggal, jadi tercatat hanya 21 orang yang meninggal," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, Jumat (15/5/2020).

Disebut Jasman, pertambahan sebanyak 22 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 hari ini dari Kota Padang 19 orang, Kota Bukittinggi 2 orang, dan Kota Padang Panjang 1 orang.

Pasien dari Kota Padang pertama, Pria 52 th, warga Lubuak Buaya, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke dua, Wanita 13 th, warga Balai Gadang, status pelajar,  terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke tiga, Wanita 39 th, warga Banda Buek, pekerjaan tenaga kesehatan,  terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke empat, Pria 25 th, warga Lubuk Minturun, pekerjaan Polri, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Je lima, Pria 46 th, warga Dadok Tunggua Hitam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke enam, Pria 54 th, warga Padang Pasir, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke tujuh, Pria 51 th, warga Kalumbuak, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke delapan, Wanita 60 th, warga Pagambiran, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke sembilan, Pria 50 th, warga Korong Gadang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke sepuluh, Wanita 19 th, warga Flamboyan, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena sebagai karyawan toko di Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke sebelas, Wanita 59 th, warga Flamboyan, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke dua belas, Wanita 52 th, warga Flamboyan, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke tiga belas, Wanita 20 th, warga Flamboyan, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena sebagai karyawan toko di Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke empat belas, Pria 49 th, warga Tanah Sirah, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke lima belas, Wanita 54 th, warga Banuaran, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke enam belas, Pria 27 th, warga Pauah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke tujuh belas, Wanita 49 th, warga Ulak Karang, status IRT, diduga terpapar dari adik kandung yang berdagang di Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke delapan belas, Pria 57 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke sembilan belas, Pria 25 th, warga Veteran, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sedangkan pasien dari Kota Bukittinggi ialah Pria 28 th, warga Kabun Pulasan, pekerjaan karyawan hotel, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke dua, Pria 58 th, warga Tangah Jua, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara itu pasien Kota Padang Panjang adalah Wanita 24 th, warga Kampuang Manggih, pekerjaan Satpol PP, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

"Pasien sembuh sebanyak 2 orang yakninya, Pria 30 th, warga Pauah Kota Padang, pekerjaan pegawai BUMN, pasien RS Unand dan Pria 60 th, warga Padang Tarok Kabupaten Agam, pekerjaan sopir angkot, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi," jelasnya.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Jum'at 15 Mei 2020 adalah 393 orang, dengan rincian 136 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 80 orang, Bapelkes 16 orang dan di BPSDM 52 orang, meninggal dunia 21 orang dan sembuh 88 orang.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.875 orang. Proses pemantauan 276 orang, dengan rincian karantina Pemda 31 orang dan 245 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.599 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 685 orang. "Dari 685 PDP tersebut, 42 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 643 orang," jelasnya. 

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga