TPID Sumbar Lakukan Berbagai Upaya dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Dampak Covid-19

TPID Sumbar Lakukan Berbagai Upaya dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Dampak Covid19 Ilustrasi Info Grafis Inflasi di Sumbar

Covesia.com - Dalam rangka pengendalian inflasi daerah akibat pandemi virus Corona (Covid-19) yang berdampak buruk pada perekonomian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan berbagai upaya, salah satunya meningkatkan koordinasi seluruh anggota TPID untuk mencukupi bahan makanan dan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama A, melalui keterangan tertulisnya. "Kita terus melakukan koordinasi memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumbar menjelang bulan Ramadhan," terangnya, Kamis (2/4/2020).

Selain itu, koordinasi juga dilakukan untuk memastikan keterjangkauan harga dan kelancaran distribusi bahan makanan, apalagi dalam kondisi merebaknya Covid-19 yang membatasi kegiatan perekonomian masyarakat.

Dikatakan Wahyu, ada 4 upaya lainnya untuk mengendalikan inflasi di daerah. Seperti penjualan bahan pangan oleh Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) Sumbar melalui pemasaran online.

"Kita juga melakukan pemantauan ketersediaan pasokan bahan pangan bersama Gubernur Sumbar, asisten perekonomian, kadis pangan, kadis perindustrian, kadis perdagangan," paparnya.

Ditambahkan Wahyu pemantauan juga turut serta didampingi kepala biro AP2BMD serta kepala Bulog untuk kebutuhan beras, tepung serta minyak goreng.

Sementara itu, untuk menjaga kebutuhan telur dan daging ayam ras menjelang Ramadan dilakukan dengan memberikan himbauan oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan Sumbar kepada peternak dan produsen untuk meningkatkan kapasitas kandang sebesar 30 persen.

Dikatakan Wahyu, Bulog pun terus melakukan upaya pengendalian harga beras juga pengadaan gula pasir yang kini pasokannya terbatas.

"Ke depannya kita harapkan sinergi dan koordinasi TPID provinsi, kabupaten/kota dan pemerintah pusat dapat terus ditingkatkan. Ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi daerah," ungkapnya.

Sumber Data: BPS, 2020 (diolah)

(ila/don)

Berita Terkait

Baca Juga