Penjualan Tiket Kunjungan KAI ke Pariaman Menurun 25 Persen

Penjualan Tiket Kunjungan KAI  ke Pariaman Menurun 25 Persen Foto: Saat para penumpang ingin menaiki kereta api Sibinuang (Peri/covesia)
Covesia.com - Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat (Sumbar) M. Reza Fahlevi menyebutkan penjualan tiket kereta api Sibinuang ke Pariaman mengalami penurunan tiga minggu terakhir ini.

"Menurunnya sekitar 25 persen dari sebelumnya. Ini dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19 yang melanda Sumbar," kata Reza saat dihubungi Covesia.com pada Minggu (29/3/2020).

Lanjut Reza, jadi tiket rombongan yang ingin ke Pariaman sekarang tidak ada lagi, biasanya ada seperti kunjungan edukasi dari sekolah-sekolah.

"Makanya terjadi penurunan karena tidak ada lagi tiket-tiket rombongan. Sekarang yang ada hanya warga Pariaman itu sendiri yang hendak ke daerahnya dari Padang," katanya.

"Namun, ratus tiket perharinya masih ada terjual untuk yang ke Pariaman sekarang ini, tapi untuk berapa ratus riciannya belum ada," ujarnya.

Kemudian kata Reza terkait wabah Covid-19 ini menyebutkan, bahwa dari pihaknya sendiri dalam mengantisipasinya sudah berbagai hal yang dilakukan.

"Jauh-jauh hari kami sudah melakukan bersih-bersih kereta api, menyediankan pos kesehatan disetiap stasiun di wilayah Sumbar termaksud di Pariaman," ungkapnya.

"Penyemprotan hand sanitizer secara rutin dua kali sehari juga dilakukan, menyiapkan tempat cuci tangan disetiap stasiun, dan kami terapkan social distancing atau pengaturan jarak antara sesama penumpang baik di kereta maupun di stasiun sendiri," jelasnya.

Reza juga mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini, pihaknya juga membatalkan satu kali keberangkatan KA Sibinuang tujuan Pariaman pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.

"Sekarang setiap hari libur, keberangkatan KA Sibinuang jadwal paginya kami batalkan, tujuannya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ini, sebabkan biasanya hari tersebut banyak wisatawan ke Pariaman," ucapnya.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga