Demi Keamanan Sumbar, Wagub: Kita Lakukan Karantina Lokal!

Demi Keamanan Sumbar Wagub Kita Lakukan Karantina Lokal Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. Foto: Laila Marni

Covesia.com - Demi keamanan Sumatera Barat dari penyebaran Covid-19, Wakil Gubernur Nasrul Abit mengatakan akan melakukan karantina lokal. Hal itu dikarenakan ada kabar masuknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia ke Sumbar melalui jalur darat. 

"Benar ada TKI mau masuk ke Sumbar, besok kita setop semua. Hari ini kita putuskan, kalau disetop semua, kapan kita karantina lokal. Kalau Senin mulai tidak ada lagi orang yang masuk ke Sumbar," kata Nasrul saat ditemui wartawan di Aula Kantor Gubernur, Sabtu (28/3/2020).

Ditegaskan Nasrul, hanya kendaraan pembawa barang kebutuhan yang boleh masuk ke Sumbar.

"Kalau orang tidak boleh, gitu caranya. Kalau tidak, tidak aman Sumbar ini. Sekarang jumlah ODP naik terus. Makanya Unand diminta segera melakukan pemeriksaan," katanya.

Sementara itu, untuk TKI yang akan masuk, Pemprov  sudah meminta Pemkab 50 Kota untuk melakukan penjagaan ketat.

"Siang ini kita rapat dengan Kapolda untuk menjaga. Sekarang ada rancangan dari Kemenkumham bahwa daerah bisa melakukan karantina lokal. Kita nanti akan masukan karantina lokal dalam artian orang tidak boleh lewat tapi barang boleh," jelas Wagub. 

Ditambahkan Nasrul, Sumbar tidak lockdown karena lockdown itu semua tidak boleh masuk, kalau ini khusus barang boleh masuk.

Nasrul menambahkan, bahwa Mentawai melakukan karantina mulai Selasa.

"Orang tidal boleh masuk tapi barang boleh, ini akan kita sepakati," ujarnya. 

Tak hanya itu, Nasrul juga menjelaskan dalam keterangannya bahwa kebutuhan bahan pangan di Sumbar akan dihitung.

"Ini juga tanggung jawab bupati dan wali kota. Insyaallah satu bulan ke depan pangannya cukup. Kita punya stok beras di Bulog 11 ribu ton. Kita punya pertanian juga produksi 2,8 juta. Kita tidak harus takut, ini bukan lockdown," pungkasnya.

(ila/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga