Dalam Waktu Berdekatan, di Sumbar Kasus Positif Covid-19 Menjadi 5 Orang

Dalam Waktu Berdekatan di Sumbar Kasus Positif Covid19 Menjadi 5 Orang Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Foto: Dok. Covesia.com/Laila Marni

Covesia.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno membenarkan bahwa hingga Kamis sore (26/3/2020), pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumbar berjumlah lima (5) orang. 

"Sampai 16.30 WIB, dapat kami informasikan bahwa warga Sumbar yang telah dinyatakan positif terkena Covid-19 adalah sebanyak lima orang," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Covesia.com, Kamis. 

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat hingga Kamis, 26 Maret 2020, total positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 893 kasus atau bertambah 103 kasus, sementara 35 orang sembuh dan 78 meninggal dunia.

"Data yang dikumpulkan tersebut merupakan kasus yang dilaporkan dari 25 Maret pukul 12.00 WIB hingga 26 Maret pukul 12.00 WIB," kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto pada konferensi pers di Graha BNPB di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Dari jumlah penambahan kasus positif itu, disebutkan, Provinsi Sumatera Barat memiliki kasus positif pertama kali sebanyak 3 orang.

Baca juga: 893 Kasus Positif COVID-19 di Indonesia, 78 Meninggal Dunia

Bertambahnya jumlah orang yang positif didasarkan kepada data realtime Pemprov Sumbar, hingga Kamis (26/3) sampai pukul 16.30 WIB, bahwa warga Sumatera Barat yang telah dinyatakan positif terkena Covid-19 adalah sebanyak 5 (lima) orang, dengan rincian 2 (dua) orang dari hasil Lab Fak UNAND dan 3 (tiga) orang dari hasil Lab Litbang Kemenkes RI.     

Terkait hal itu, Gubernur Sumbar mengatakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan Republik telah memberikan izin kepada Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mengumumkan kondisi pasien yang positif terpapar COVID-19 secara realtime.

Irwan menuturkan bahwa 5 pasien positif COVID-19 tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Litbangkes dan Laboratorium Universitas Andalas (Unand).

"Dengan rincian 2 orang dari hasil Laboratorium Unand dan 3  orang dari hasil Lab Litbang Kemenkes RI," ujarnya dalam keterangan resmi.

Dia melanjutkan, kelima pasien positif itu yakni 1 (satu) orang dari Padang, 1 (satu) orang dari Pesisir Selatan, 1 (satu) orang dari Tanah Datar dan 2 (dua) orang dari Bukittinggi.

"Saat ini seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting, diantaranya tracking ke belakang terhadap 5  orang yang dinyatakan positif COVID-19 tersebut," lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa Litbang Kemenkes telah mengeluarkan izin terhadap Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand untuk bisa melakukan uji spesimen pemeriksaan swab. 

"Dengan demikian, maka mulai hari ini dan selanjutnya seluruh masyarakat yang ODP, PDP serta suspect COVID-19, secara bertahap akan dilakukan di Lab Fak Kedokteran Unand," ujarnya.

Pihaknya juga memberi imbauan kepada masyarakat Sumbar sebagai berikut: 

  1. Tetap jaga jarak (physical distanding), hindari kerumunan.
  2. Rajin cuci tangan
  3. Ganti pakaian jika telah dirumah
  4. Olah raga teratur dan upayakan berjemur di sinar matahari (sinar ultraviolet pukul 9 sd 11 pagi), minimal 10 menit
  5. Konsumsi makanan bergizi agar imunitas tubuh meningkat.
  6. Kalau badan kurang sehat, usahakan memakai masker
  7. Jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak
  8. Kepada perantau, diimbau agar menunda sementara untuk pulang kampung.

(fkh/rdk)

Berikut peta sebaran kasus Covid-19 di Sumbar

Berita Terkait

Baca Juga