Kenapa Audy Memilih jadi Calon Wakil Gubernur? Ini Penjelasannya

Kenapa Audy Memilih jadi Calon Wakil Gubernur Ini Penjelasannya Audy Joinaldy bersama Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharulla beberapa waktu lalu.

Covesia.com - Tokoh Milenial Audy Joinaldy digadang-gadang untuk mendampingi Mahyeldi Ansharullah dalam Pilakada Sumbar mendatang. Sejak muncul ke publik, nama Audy langsung mendapat sambutan hangat dari warga Sumbar, terutama dari masyarakat yang menginginkan sosok pemimpin muda dan cerdas.

Munculnya nama Audy sebagai bakal calon pendamping Mahyeldi, sebelumnya sudah melewati beberapa proses, terutama di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Setelah melewati mekanisme di partai berlambang kabah tersebut, Audy mendapatkan rekomendasi resmi dari DPP PPP untuk mendampingi Mahyeldi. Saat ini tinggal menunggu rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahterah (PKS).

“Kenapa bukan sebagai calon gubernur? karena Audy lebih menghargai posisinya saat ini yang direkomendasi PPP sebagai bakal calon wakil gubernur, berpasangan dengan kader PKS Mahyeldi Ansharullah yang juga Walikota Padang,” ujar Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi kepada Covesia.com, Selasa (24/3/2020).

Sementara terkait adanya pertanyaan kenapa Audy tidak langsung saja maju sebagai calon gubernur, Hariadi mengungkapkan bahwa hal tersebut karena ada mekanismenya, dan saat ini Audy sudah sepakat untuk bersama-sama dengan Mahyeldi.

Hariadi juga menjelaskan bahwa Audy merupakan sosok petarung dan sudah memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin Sumbar ke depan. "Kita kan bisa melihat bagaimana ia merintis usahanya sendiri, bagimana capaian akademisnya," ujarnya.

Hariadi meyakini dengan potensi yang dimiliki Audy, kedepannya akan bermanfaat untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumbar. "Audy sudah komit untuk bekerja sama dalam membangun Sumbar," jelasnya.

Sementara itu, orang dekat Audy, Nuzul Amri menegaskan bahwa keseriusan bos Perkasa Grup itu untuk ingin mengabdikan diri di Sumbar tidak perlu diragukan lagi, karena semuanya sudah berjalan sesuai mekanisme yang berlalku.

Terkait keberhasilan Audy dalam bidang usaha, Nuzul menjelaskan bahwa semuanya capaian itu berkat kegigihan dan kerja keras. Artinya Audy merintis usaha dari nol, sehingga akhirnya berhasil.

"Orang kan ndak paham siapa Audy, (merintis) usaha dari awal, turun ke lapangan, sampai nyewa ruko, orang kan ndak tahu," ujar Nuzul.

Nuzul juga berbicara terkait kenapa Audy diplot sebagai calon wakil gubernur, menurutnya memilih menjadi wakil bukan juga untuk mencari posisi aman, tetapi lebih kepada mengikuti mekanisme politik.

"Kita kan harus konsolidasi dengan partai, kita jalan. Dan sejauh ini PPP sudah memberikan rekomendasi," ulasnya.

Menurutnya sejak menyatakan ikut bertarung di Pilkada Sumbar, Audy dan seluruh tim terus bergerak dan melakukan konsolidasi.

"Saat ini kita tengah dilanda wabah corona, sesuai aturan memang kita tidak turun langsung, tapi tim kita tetap bergerak, salah satunya menyalurkan hand sanitizer ke Masjid-masjid," jelas Koordinator Media Center Pemenangan Audy tersebut.

(lif)


Berita Terkait

Baca Juga