Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping Sudah Kucurkan Rp100 Miliar Dana Kredit Konsumtif

Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping Sudah Kucurkan Rp100 Miliar Dana Kredit Konsumtif Ilustrasi - Foto: Antara

Covesia.com - Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman mencatat hingga saat ini sudah mengucurkan dana kredit konsumtif sekitar Rp100 miliar untuk ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat dengan tingkat pengembalian yang sangat lancar.

Pimpinan Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, Austro Minra mengatakan, capaian itu tidak lain berkat peningkatan layanan bagi para ASN dan mitra kerja lainnya. 

"Diantaranya, dengan turunnya suku bunga kredit cicilan uang di Bank Nagari dari 10,20% per tahun menjadi suku bunga 9,96 % per tahun, atau hanya sebesar 0,83 % per bulan. Bunga ini berlaku tetap sejak awal pencairan pinjaman hingga pembayaran pelunasan atau tidak mengalami perubahan otomatis saat kredit sedang berjalan," terang Austro Minra, Jumat (28/2/2020).

Pihaknya, kata Austro, berkomitmen memberikan jasa bunga pinjaman dengan sistem "flat" yang relatif  murah sejak awal pencairan pinjaman hingga selesai pembayaran kredit. Kemudian tidak berubah di tengah jalan jika debitur/nasabah ingin melakukan pembaruan kredit cicilan pegawainya.

"Sedangkan untuk debitur/nasabah yang ingin mendapatkan plafon kredit maksimal atau lebih besar, kita sediakan fasilitas kredit cicilan pegawai dengan sistem bunga anuitas. Debitur/nasabah selalu diberikan berbagai alternatif model pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga setiap kesulitan keuangan debitur dapat kita carikan solusinya dengan cepat,” katanya.

Selanjutnya, untuk angsuran kredit bulanan juga kecil dan komulatif pembayaran juga sangat ringan. Bagi ASN yang pembayaran gajinya melalui Bank Nagari bisa mendapatkan dana segar di atas Rp500 juta tanpa menyediakan agunan tambahan.

“Bagi nasabah yang membutuhkan dana lebih dari Rp500 juta, sedangkan gajinya tidak dibayarkan melalui Bank Nagari, maka untuk hal ini memang dibutuhkan agunan tambahan. Minimal sebesar kekurangan dari plafon yang dibutuhkan,” tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga