Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Wagub Sumbar: Jangan Ada Masyarakat Dirugikan

Pembangunan Jalan Tol PadangPekanbaru Wagub Sumbar Jangan Ada Masyarakat Dirugikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menjadi narasumber Focus Group Discussion tentang

Covesia.com - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menekankan  tim mengkaji betul-betul semua aspek supaya tidak ada yang dirugikan. Ganti yang wajar hingga masyarakat gak protes. 

"Semua jalan tol yang dibangun kita ambil aspirasi masyarakat kita selesaikan dengan musyawarah dan dan mufakat segala permasalahan, yang penting masyarakat setuju dengan adanya tol ini," ungkapnya saat membuka Focus Group Discussion win win solution upaya percepatan pembangunan tol Padang-Pekanbaru dan dampaknya bagi perkembangan ekonomi Sumatra Barat yang diselenggarakan oleh langgam.id di Padang, Kamis (27/2/2020).

Ditambahkan Nasrul jangan ada masyarakat dirugikan untuk pembangunan tol ini. "Ini proyek pemerintah tujuannya membangun dan mensejahterakan masyarakat bukan menyengsarakan masyarakat," ujarnya.

Jika ada pihak-pihak yang tidak menerima mari duduk bersama dan bicarakan bersama. Sumbar akan rugi jika tidak menyelesaikan ini. "Ada 2700 kilo meter di Sumatera dan sumbar hanya hampir 200 kilo meter," jelasnya.

Selain itu, kata Nasrul, kalau pembangunan tol ini sukses akan ada tol berikutnya. Namun jika sampai 2024 tidak selesai maka tak akan ada tol di Sumbar.

Setiap kendala yang terjadi kita cari resiko lebih kecil. Pemerintah tentunya tidak gegabah memutuskan sesuatu.

Sedang perihal 50 kota belum ditentukan. "Isu ini jangan dikembang baru ada perkiraan, mari kita berdiskusi. Mari berpikir pembangunan Sumbar ke depan. Jangan tidak boleh, tanpa masyarakat kita tidak bisa membuat Sumbar lebih baik," jelasnya.

Nasrul mengajak semua pihak untuk membangun Sumbar. "Ayo sama-sama bangun Sumbar melalui peran alim ulama, niniak mama, cadiak pandai, dan seluruh elemen masyarakat," tutupnya.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga