Ikan Keramba Jaring Apung Danau Maninjau Kembali Mati Mendadak

Ikan Keramba Jaring  Apung Danau Maninjau Kembali Mati Mendadak Ikan keramba jaring apung (KJA) Danau Maninjau mati mendadak (Dok: Covesia)

Covesia.com - Ikan Keramba Jaring Apung (KJA) Danau Maninjau di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali mati mendadak pada Rabu (26/2/2020), matinya ikan budidaya tersebut diduga akibat angin kencang yang melanda Sumatera Barat dalam tiga hari terakhir.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengatakan endapan sedimen danau maninjau naik kepermukaan akibat angin kencang tersebut sehingga membuat ikan mati mendadak.

"Ia ada kematian massal ikan, tadi sore lokasi tepatnya di Nagari sungai batang," ujar Asmi kepada Covesia.com.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah, kecamatan nagari sedang melakukan pendataan terkait jumlah kematian ikan.

"Puluhan KJA terdampak, namun untuk jumlah pasti matinya ikan, kami belum tau, masih dalam pendataan," katanya.

Pihaknya menghimbau masyarakat untuk waspada, mengingat tiupan angin kencang masih berpotensi terjadi

"Segera evakuasi ikan ke kolam air darat, jika sudah dalam ukuran besar segera panen saja," himbau Asmi.

Beberapa pekan sebelumnya, kasus yang sama juga terjadi di Nagari Duo Koto Dan Bayur, data yang dihimpun total kerugian mencapai ratusan juta rupiah dari 400 petak KJA terdampak.

(jhn)

Baca juga: Ratusan Ton Ikan KJA di Maninjau Agam Mati Mendadak

Berita Terkait

Baca Juga