2 Hari Dibuka, BPS Mencatat Sudah 0,16 persen Masyarakat Sumbar Ikut Serta Sensus Online

2 Hari Dibuka BPS Mencatat Sudah 016 persen Masyarakat Sumbar Ikut Serta Sensus Online Gubernur Sumbar mengisi sensus online didampingi kepala BPS Sumbar, Pitono Dan disaksikan awak media, Selasa (18/2/2020)(foto:Covesia/Laila)

Covesia.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat semenjak 2 hari pembukaan sensus online 0,16 masyarakat Sumbar telah ikut berpartisipasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPS Sumbar, Pitono.

"Sensus tahun ini berbeda dengan sensus sebelumnya yang menggunakan metode tradisional, cara pengumpulan datanya, door to door nya,"ungkapnya kepada wartawan Selasa, (18/2/2020).

Ia menambahkan bahwa sensus 2020 ini menggunakan metode kombinasi artinya BPS menggunakan data dasar dukcapil.

Kemudian caranya ada sensus online dan sensus wawancara. Sensus online dimulai 15 Februari -31 Maret.

"Saya monitor tadi, partisipasi masyarakat Sumbar dalam melakukan online sudah 0,16 persen lumayan," ujarnya.

Mudah-mudahan dengan pencanangan pak gubernur bisa tetap meningkat. Biasanya kendalanya sensus online itu jaringan. Kalau jaringan lancar gak sampai 5 menit. Tergantung dari banyaknya jumlah keluarga

"Yang tidak tercover di situs online kita antisipasi dengan sensus wawancara. Petugas BPS akan datang ke rumah untuk mendata penduduk yang belum terdata di sensus online. 1-31 Juli," terangnya.

Harapan kami semua tercatat semua menjadi data yang bagus. Sekarang jaman semakin maju, makanya BPS membuka diri menampung aspirasi milenial.

"Sensus online nantinya di print satu persatu yang sudah match tidak perlu wawancara. Rentang Maret ke Juli maching data yang tidak match kita lakukan pendataan dengan sensus wawancara,"pangkasnya.

(lai)

Berita Terkait

Baca Juga