Andre Rosiade Sebut Soal Ahokers, Nurani Perempuan: Itu Tidak Pas! Ia Telah Melanggar HAM

Andre Rosiade Sebut Soal Ahokers Nurani Perempuan Itu Tidak Pas Ia Telah Melanggar HAM Sumber: instagram/ Andre Rosiade

Covesia.com - Nurani Perempuan Women's Crisis Center menilai, pernyataan Anggota DPR RI, Andre Rosiade, tentang orang-orang yang menentang penggerebekannya terhadap pekerja seks NN adalah Ahokers, hanya untuk melakukan pembelaan diri saja. 

Direktur Nurani Perempuan Women's Crisis Center, Meri Yenti menyebutkan, Andre Rosiade tentu saja punya hak tersendiri untuk melakukan pembelaan itu.

Baca juga: Soal Tak Setuju Aksi Gerebek Andre adalah Ahokers, Pengamat: Itu Hanya Dalih Pembenaran

"Tapi saya melihat pernyataan Andre seperti itu tidak pas. Seperti kami misalnya, dalam kasus penggerebekan itu hanya mengkajinya, bahwa ia telah melanggar HAM, dan melanggar tupoksinya di legislatif," ungkap Meri pada Senin (17/2/2020).

Pihaknya, kata Yenti, tidak pernah berfikir masalah pendukung ahok atau siapalah. 

Dikutip Covesia.com dari laman Gatra.com, Andre Rosiade menyebutkan, bahwa yang tidak setuju dengan aksinya terhadap penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) inisial NN disebuah hotel di Kota Padang, pada Minggu (26/1/2020) lalu hanyalah Ahokers atau pendukung Ahok. 

Dengan alasan pendukung Ahok memang banyak yang membencinya, dikarenakan dia paling keras setiap sidang di DPR RI, dikatakan Andre di Kantor DPD Gerindra Sumbar, pada Minggu (16/2/2020) di Padang.

Selain itu, Andre juga menegaskan, jika aksi penggerebekan yang dilakukannya pada Minggu (26/1) tidak didukung masyarakat Sumbar, tidak akan mungkin banyak yang hadir dalam acara Jalan Sehat Hari Ulang Tahun ke 12 Partai Gerindra di Kota Padang. Baginya, banyaknya yang hadir itu bukti dukungan pada dirinya.

"Kalau masyarakat Sumbar tidak mendukung aksi saya, tidak mungkin 10.000 orang hadir hari ini," klaim anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra itu.

(per/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga