Soal Tak Setuju Aksi Gerebek Andre adalah Ahokers, Pengamat: Itu Hanya Dalih Pembenaran

Soal Tak Setuju Aksi Gerebek Andre adalah Ahokers Pengamat Itu Hanya Dalih Pembenaran Ilustrasi - instagram/ Andre Rosiade

Covesia.com - Pengamat Sosial dan juga Sosiolog dari Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni menanggapi terkait pernyataan Anggota DPR RI, Andre Rosiade, bahwa 'yang tidak setuju dengan aksinya terhadap penggerebekan pekerja seks NN di Padang, hanyalah Ahokers atau pendukung Ahok.

Menurut Erian Joni, pernyataan Andre tersebut, hanyalah dalih untuk melakukan pembenaran dan memberi muatan politis atas tindakannya itu. Sehingga terjadi pro-kontra dalam debat publik khususnya di ranah media massa.

Baca juga: Andre Rosiade Diputus Tak Bersalah, Pengamat: Gerindra Injak Prinsip Dasar Bernegara

"Sebaiknya Andre sebagai wakil rakyat Sumbar, di legislatif dan tokoh muda yang potensial di tingkat nasional hendaknya belajar untuk legowo atau lapang dada dan terima apa adanya saja, bahwa ia telah melanggar rambu-rambu hukum tentang kewenangannya sebagai anggota legislatif dalam penggrebekan tersebut," sebut Erian saat dihubungi Covesia.com pada Senin (17/2/2020).

"Buat apa tebar sensasi lagi, sebab yang ditunggu rakyat itu tebar kinerja atas marwah dan amanah yang telah dibebankan rakyat kepadanya," ungkapnya. 

Dikatakan Erian, terkait penggrebekan itu, cara yang dilakukan Andre tidak tepat. Sebab, untuk menjalankan niat tertentu, malah mencederai orang lain atau mencemarkan nama baik orang lain.

Baca juga: Soal Dugaan Penjebakan NN, MKP Gerindra Simpulkan Andre Rosiade Tidak Bersalah

"Sebenarnya, secara normatif hal itu tidak dibenarkan. Seharusnya kalau memang Andre Rosiade menjalankan kapasitasnya sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra untuk menjalankan fungsi kontrol sosial, Andre bisa bekerja sama dengan pihak terkait dan dilakukan dengan azas transparansi dan kelaziman, bukan dengan cara-cara jebakan tersebut," ungkapnya. 

Sekarang, kata Erian, untuk masalah Standar Operasianal Prosedur (SOP) ini serahkan saja pada pihak yang berwajib agar ada titik temu, artinya biar polisi yang mengungkapnya. 

Sebelumnya, Andre Rosiade menyebut bahwa yang tidak setuju dengan aksinya terhadap penggerebekan pekerja seks NN, hanyalah Ahokers atau pendukung Ahok. Dengan alasan pendukung Ahok memang banyak yang membencinya, dikarenakan dia paling keras setiap sidang di DPR RI.

"Masyarakat mana yang galau? Apakah mereka orang Sumbar? Hanya Ahokers yang tidak setuju dengan saya," kata Andre di Kantor DPD Gerindra Sumbar, Minggu (16/2/2020) di Padang, sebagaimana yang dikutip Covesia.com dari laman Gatra.com.

(per/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga