Andre Rosiade Diputus Tak Bersalah, Pengamat: Gerindra Injak Prinsip Dasar Bernegara

Andre Rosiade Diputus Tak Bersalah Pengamat Gerindra Injak Prinsip Dasar Bernegara Anggota DPR RI Andre Rosiade (Foto: Covesia)

Covesia.com - Majelis Kehormatan Partai Gerindra telah menyatakan bahwa Anggota DPR RI yang merupakan kadernya Andre Rosiade tak bersalah dalam aksi penggerebekan Pekerja Seks NN (26) di Kota Padang Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

"Hasilnya kami simpulkan tidak ada kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh saudara Andre, baik sebagai anggota DPR yang mewakili Sumbar maupun sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani , Sabtu (15/2/2020).

Baca: Soal Dugaan Penjebakan NN, MKP Gerindra Simpulkan Andre Rosiade Tidak Bersalah

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Indonesia Arbi Sanit menilai Partai Gerindra telah menginjak-injak prinsip dasar bernegara melalui majelis kehormatan partainya dan anggota partainya Andre Rosiade.

Pasalnya, menurut Arbi, dalam peraturan permainan politik demokrasi, secara jelas terdapat pembagian kekuasaan dalam bernegara, yang terdiri dari eksekutif, legislatif dan yudikatif.

"Ya, itu tandanya dewan kehormatannya (Majelis Kehormatan Partai Gerindra) nggak terhormat," ungkap Arbi melalui telepon kepada Covesia.com, Senin (17/2/2020).

Menurut Dosen Universitas Indonesia ini sudah jelas dipaparkan bahwa tugas legislatif (DPR) membuat peraturan berupa Undang-Undang dan kemudian dilaksanakan oleh Eksekutif.

"Tidak boleh dicampur-campur, tidak boleh menguasai yang lain, harus di bidangnya masing-masing," tegas Arbi Sanit.

Ia juga menilai, permasalahan ini menciptakan budaya politik Indonesia yang tidak terhormat di mana tidak ada istilah gentleman dalam dunia politik saat ini, hanya memamerkan kekuasaan dan menjadikan hukum sebagai objek kekuasaan dunia politik.

"Kalau dia sewenang-wenang begitu menafsirkan tanggung jawab pilihan rakyat jadi Tuhan saja. Maunya dia Tuhan, berkuasa dalam segala hal," tambah Arbi ketika ditanyai Covesia terkait tanggapannya mengenai alasan Andre Rosiade melakukan penggerebekan PSK karena merasa bertanggung jawab atas permasalahan di masyarakat di daerah pemilihannya.

Baca: Jika Laporan Memenuhi Syarat, MKD Akan Periksa Andre Rosiade Pekan Depan

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga