Demokrat Nyatakan Ingin Berkoalisi dengan Gerindra di Pilgub Sumbar

Demokrat Nyatakan Ingin Berkoalisi dengan Gerindra di Pilgub Sumbar Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Partai Demokrat Mulyadi (Foto: Fakhruddin Arazzi/Covesia.com)

Covesia.com - Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Partai Demokrat Mulyadi menyatakan bahwa Partai Demokrat ingin berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Barat (Sumbar) pada September 2020. 

"Kita berharap bisa berkoalisi dengan Partai Gerindra," ujarnya saat ditanyakan oleh rekan-rekan pers tentang siapa pasangannya dalam laga Pilgub Sumbar nanti, usai mengikuti acara pembukaan rapat koordinasi daerah (Rakorda) Partai Gerindra Sumbar di Hotel Mercure, Sabtu (15/2/2020) malam. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari daerah pemilihan Sumbar itu menjelaskan bahwa Pilgub berbeda dengan Pemilihan Legislatif (Pileg). Pada Pileg, terdapat calon anggota dewan dari berbagai fraksi partai politik untuk memperebutkan kursi di DPR.

Sementara itu, pada Pilgub, calon gubernur atau wakil gubernur merupakan representasi masyarakat. Dua partai atau lebih bisa saja berkoalisi untuk mendukung seorang calon pada Pilgub. 

"Maka dari itu yang kita utamakan adalah bagaimana kita bisa membangun Sumbar agar bisa menjadi Sumbar yang berkah dan sejahtera tanpa melihat partai apa yang mendukung, dan kita harus bersatu," ujarnya. 

Lebih lanjut, Mulyadi mengatakan bahwa setiap partai politik pasti ingin mengusung calon yang berpotensi untuk menang.

"Saya tidak akan memaksa kader saya untuk maju apabila secara saintifik dan secara survei tidak memungkinkan untuk menang, sebab kita ingin yang kita usung itu menang. Sehingga apabila dia memerintah sebagai kepala daerah kita bisa berkomunikasi dan bekerja sama meski bukan kader kita. Yang utama bagaimana dia memajukan Sumbar ini," jelasnya. 

Dia menegaskan bahwa kepentingan bangsa jauh lebih penting dari kepentingan partai atau kelompok.

Saat disinggung seberapa besar probabilitas dirinya bersanding dengan kader dari Partai Gerindra, Mulyadi menjawab, "Kemungkinan itu ada."

Kontributor: Fakhruddin Arrazzi  

Berita Terkait

Baca Juga