Gerindra Minta Pemerintah Pertimbangkan Kembali Pulangkan WNI Eks ISIS

Gerindra Minta Pemerintah Pertimbangkan Kembali Pulangkan WNI Eks ISIS Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat diwawancarai wartawan pada acara Rakorda Partai Gerindra Sumbar di Hotel Mercure, Sabtu (15/2/2020) malam (Foto: Fakhruddin Arrazzi)

Covesia.com - Pemerintah telah memutuskan untuk tidak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan pengikut Islamiq State in Iraq and Syria (ISIS). Menanggapi hal tersebut, Partai Gerindra meminta pemerintah untuk mempertimbangkan keputusan tersebut kembali. 

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat diwawancarai rekan-rekan wartawan usai memberikan kata sambutan pada acara rapat koordinasi daerah (Rakorda) Partai Gerindra Sumbar di Hotel Mercure, Sabtu (15/2/2020) malam. 

"Pemerintah telah mengambil keputusan untuk tidak memulangkan (WNI mantan pengikut) ISIS yang saat ini berada di perbatasan Suriah dan Turki. Tetapi, yang perlu dipertimbangkan adalah perempuan dan anak-anak yang jumlahnya cukup banyak," ujarnya.

Muzani menekankan bahwa bagaimana pun juga mereka adalah warga Indonesia. Negara harus memulangkan mereka dan membina serta meluruskan ideologi mereka agar tidak bertentangan dengan ideologi negara. 

"Hingga pada akhirnya mereka memiliki kesadaran baru tentang bagaimana bernegara, bermasyarakat, dan berpancasila," ujarnya.

Kontributor: Fakhruddin Arrazzi

Berita Terkait

Baca Juga