Pakar: Pihak Hotel Bisa Pidanakan Andre Rosiade Terkait Penggrebekan Prostitusi Online

Pakar Pihak Hotel Bisa Pidanakan Andre Rosiade Terkait Penggrebekan Prostitusi Online Pakar hukum pidana Indonesia, Roni Saputra (Foto: Covesia/Fakhruddin Arrazi)

Covesia.com - Pakar hukum pidana , Roni Saputra, menyatakan bahwa pihak manajemen Hotel Kyriad Bumi Minang bisa mempidanakan Andre Rosiade dengan pasal pencemaran nama baik jika merasa dirugikan akibat ulah anggota DPR RI tersebut menayangkan video aksi penggerebekan prostitusi daring di media sosial.

"Pertama, tempat yang dijadikan lokasi penggerebekan, itu kan adalah sebuah hotel. Jika ingin menggerebek seseorang, itu harusnya memberitahu kepada pihak manajemen hotel terlebih dahulu. Ada prosedur yang harus dilewati," ujarnya saat diwawancarai rekan-rekan wartawan usai diskusi bertajuk 'Kisruh Kinerja DPR dan Prostitusi Online' di Toko Kopi Seduh Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: PHRI: Konspirasi Politik Andre Rusak Citra Perhotelan di Sumbar

Hal tersebut menanggapi viralnya video penggerebekan Andre di berbagai media sosial. Video itu awalnya di-posting Andre di akun Instagram miliknya @andre_rosiade. Di bagian pojok kanan atas video penggerebekan itu, ada logo Partai Gerindra. Seiring dengan hal tersebut, pemberitaaan tentang penggerebekan Andre di Ruang 606 Hotel Bumi Kyriad juga mencuat di media.

Hal ini, kata Roni, secara tidak langsung menyebabkan masyarakat berpersepsi bahwa hotel yang bersangkutan merupakan tempat esek-esek. Katanya pula, jika terdapat penurunan jumlah tamu yang menginap di hotel sejak penggerebekan dilakukan dan pihak hotel merasa dirugikan, maka pihak hotel bisa menuntut Andre.

"Jika pihak hotel secara subjektif merasa dirugikan oleh tindakan Andre tersebut, maka bisa dilaporkan," ujarnya.

Roni mengatakan bahwa pasal yang tepat dikenakan untuk tindakan Andre ini adalah Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Pasal itu menyebut setiap orang dilarang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

"Pihak hotel bisa menuntut Andre agar nama baiknya dikembalikan," ujarnya.

(rul)

Baca juga: Merasa Dirugikan Andre Rosiade, PHRI: Kami Siap Buka CCTV!

Berita Terkait

Baca Juga