JARAK Lapor ke MKD, Aktivis: Andre Rosiade Diduga Langgar Etik

JARAK Lapor ke MKD Aktivis Andre Rosiade Diduga Langgar Etik Ketua DPP JARAK Indonesia Donny Manurung. Foto: tangkapan layar video Suara.com

Covesia.com - Jaringan Aktivis (JARAK) Indonesia secara resmi telah melaporkan anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Andre Rosiade ke Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD. Andre dilaporkan atas dugaan pelanggaran etik karena ikut serta dalam menggerebek PSK berinisial NN di Kota Padang, Sumatera Barat. 

Penggerebekan itu menjadi kontroversi, karena Andre diduga terlibat dalam perencanaan.

Ketua DPP JARAK Indonesia Donny Manurung mengatakan, laporan yang disampaikan pihaknya juga sudah diterima oleh MKD. Dalam laporan, Donny turut menyertakan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Andre.

"Ada beberapa yang kami duga sebagai pelanggaran etik. Ada penyalahgunaan wewenang, dan konflik kepentingan," kata Donny di DPR RI, seperti dilansir Suara,com, jaringan Covesia.com, Selasa (11/2/2020).

Donny mengatakan, Jarak Indonesia juga membawa serta bukti berupa pasal-pasal yang mengatur adanya kode etik anggota DPR.

Ia berharap, MKD segera memproses laporannya dengan memanggil Andre dalam sidang kode etik. Jarak Indonesia berharap DPR bisa menjatuhkan sanksi berupa pemecatan Andre sebagai anggota DPR.

"Karena ini menjadi preseden buruk bagi masyarakat. (Harapannya) dipecat, dipecat dari DPR RI. Sanksi dari kami harapkan Andre segera dipecat,” tegasnya.

(rdk)

Berita Terkait

Baca Juga