Polisi Tangkap Muncikari dan Pemakai Jasa Prostitusi Anak di Padang Pariaman

Polisi Tangkap Muncikari dan Pemakai Jasa Prostitusi Anak di Padang Pariaman salah seorang pelaku saat diamankan polisi di Padang Pariaman (Ist)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor Padang Pariaman berhasil membongkar praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di wilayah tersebut. Polisi menangkap empat orang terduga pelaku, pada Senin (10/2/2020) malam. 

Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Abdul Kadir Jailani mengatakan, empat orang pelaku tersebut masing-masing dengan inisial SH (32) pekerjaan buruh harian lepas, dalam kasus tersebut sebagai pembeli. Kemudian, ZZ (47) yang juga warga Padang Pariaman, pekerjaan swasta dan juga berperan sebagai pembeli. 

Pelaku selanjutnya dengan inisial I (23) pekerjaan swasta, dalam kasus tersebut berperan sebagai penjual (mucikari), dan pelaku dengan inisial AY (20) merupakan istri dari pelaku I yang berperan membantu menjualkan korban.

"Keempat pelaku ini merupakan warga Padang Pariaman," ujar Iptu Abdul Kadir Jailani kepada covesia pada Selasa (11/2/2020).

Lanjut Iptu Abdul Kadir Jailani, sedangkan untuk korbannya dengan inisial C (13) merupakan seorang pelajar, warga Kota Padang. 

Dikatakanny, prostitusi itu terungkap berawal dari penggrebekan yang dilakukan oleh anggota Satpol PP Kota Pariaman, kemudian dilimpahkannya ke pihaknya. 

"Setelah dilimpahkan ke kami, kemudian dikembangkan akhirnya tertangkaplah aktor lain dibalik kasus tersebut," ungkapnya. 

Kata Abdul Kadir Jailani, dari keterangan yang pihaknya dapat, bahwa prostitusi itu awalnya terjadi pada Jumat (7/2/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu pelaku mucikari I tersebut menawarkan korban kepada pelaku SH dengan kesepakatan harga Rp200.000 dengan perjanjian korban dibawa selama dua jam, akhirnya kesepakatan itu terjadi antara pelaku.  

"Selanjutnya pelaku I bersama istrinya  AY menjeput korban ke rumah kontrakannya dan mengantarkannya kepada pelaku SH. Disaat bersama SH itu pelaku dicabuli di atas mobil milik SH," jelasnya. 

Kembali ia menyebutkan, perbuatan prostitusi tersebut kembali berlanjut pada Sabtu (8/2/2020) sekitar pukul 22.00 WIB, dimana pelaku I kembali menawarkan korban kepada ZZ dengan harga Rp200.000, namun yang disanggupi ZZ hanya Rp150.000.

"Saat bersama ZZ perbuatan pencabul juga kembali terjadi kepada korban," katanya. 

Disebutkan Abdul Kadir Jailani, saat ini keempat pelaku sudah diamankan pihaknya di Mapolres Padang Pariaman, atas laporan polisi LP/24/B/II/SPKT/Polres tanggal 9 Februari 2020.

Barang bukti yang diamankan uang sebesar Rp110.000, satu unit sepeda motor beserta STNK, satu unit mobil beserta STNK (yg digunakan pelaku utk membawa korban.

(per/adi)

Berita Terkait

Baca Juga