Komisi VIII DPR Terus Awasi Investasi Triliunan Dana Haji BPKH Agar Tidak Diselewengkan

Komisi VIII DPR Terus Awasi Investasi Triliunan Dana Haji BPKH Agar Tidak Diselewengkan Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Golkar, John Kenedy Azis. Foto: Peri Musliadi

Covesia.com - Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Golkar, John Kenedy Azis mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap investasi yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan Haji (BPKH).

"Sebab, dana yang dikelola BPKH milik peserta calon jamaah haji yang saat ini mencapai Rp127 triliun. Jangan sampai mereka ini gagal membayarkan ketika (jamaah haji) akan berangkat," kata John Kenedy Azis pada Senin (10/2/2020).

Komisi VIII sebagai mitra BPKH, katanya,  selalu meningkatkan pengawasan agar tidak terjadinya penyelewengan dalam pengelolaan dana itu. Namun, dengan adanya BPKH tersebut juga bisa mensubsidi biaya keberangkatan haji.

"Soalnya kan biaya keberangkatan haji itu untuk satu orang bisa mencapai Rp70 juta, tapi dengan adanya BPKH tersebut biaya yang segitu disubsidi, sehingga peserta calon jemaah haji hanya menyetor sekitar Rp35 jutaan," ungkapnya. 

Kemudian katanya, untuk visa yang sekarang ini diterapkan oleh Kerajaan Arab Saudi juga sudah dibayarkan.

"Jadi BPKH ini sangat membantu juga, makanya kami sebagai Anggota DPR RI Komisi VIII mitra mereka harus mengawasinya agar tidak ada penyelewengan dana nantinya," ujarnya. 

(per/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga