Audy Joinaldy Mengaku ''Dilamar'' Mahyeldi Jadi Cawagub Sumbar 2020-2025

Audy Joinaldy Mengaku Dilamar Mahyeldi Jadi Cawagub Sumbar 20202025 Audy Joinaldy. Foto: Covesia/Laila Marni

Covesia.com - Pengusaha Muda asal Sumbar, Audy Joinaldy, yang bergelut di bidang perindustrian di Makassar menyebut dirinya mendapat "pinangan" dari Mahyeldi Ansharullah (Wali Kota Padang) untuk ikut dalam Pilkada Sumbar 2020. Audy pun menyebut jika dirinya diminta menjadi Cawagub, pendamping Mahyeldi.

"Tahun lalu saya ditawari menjadi (calon) wakil gubernur oleh Buya Mahyeldi di Makassar di tempat usaha saya," ungkapnya saat menghadiri silaturahmi dengan media di rumah makan di Padang, Senin (10/2/2020).

Audy menambahkan tahun lalu itu, Mahyeldi datang bertamu ke tempat usahanya. "Tentunya saya senang ada kepala daerah asal provinsi saya mau berkunjung ke perindustrian yang saya kelola," ujarnya.

Ia menceritakan, bahwa dirinya langsung menjemput Mahyeldi ke bandara. Setelah makan, ada perbincangan dirinya dan Mahyeldi. Dalam perbincangan tersebut Mahyeldi "melamarnya" untuk menjadi calon wakil gubernurnya.

"Saya 'BA 1' dan Audy 'BA 2' begitulah kira-kira ungkapan Buya (Mahyeldi) kepada saya," jelas Audy.

Pada awalnya, Audy mengira Mahyeldi hanya bercanda mengatakan hal tersebut. Namun dikemudian hari, semakin jelas bahwa Mahyeldi kembali mengajaknya bertemu dan membicarakan Sumbar.

Audy mengatakan ada pesan dari seseorang untuk Buya waktu itu. Kalau mau maju di "BA 1" harus cari "BA 2" yang mengerti pertanian dan milenial.

Dua persyaratan itu mungkin nampak oleh Mahyeldi pada Audy hingga dirinya dilamar untuk menjadi cawagub Mahyeldi.

Lahir di Jakarta 18 Mei 1983, Audy memiliki orang tua asli Solok dan menetap di Jakarta. "Bukan kelahiran di Sumbar tak pernah tinggal di Sumbar, namun Opa, Oma dan ayah saya orang Padang, ibu orang Solok," ungkapnya.

Selain itu, Audy pengusaha muda ini juga berkecimpung di enterprenuer bidang pertanian jagung dan peternakan.

Di akhir sesi wawancara, Audy mengatakan bertekad untuk membangun Sumbar. Perihal apakah dirinya sudah dipastikan menjadi pasangan Mahyeldi dirinya mengatakan bahwa politik itu dinamis.

Katanya, orang tuanya juga memesankan jika dirinya bisa berbuat banyak bagi "orang timur" kini saatnya membangun daerah asal. "Jika perlu kamu mati di Sumbar, itu pesan orang tua saya," jelasnya.

(ila/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga