Kuasa Hukum: Terkendala Penjamin, Penangguhan Penahanan NN Belum Dikabulkan

Kuasa Hukum Terkendala Penjamin Penangguhan Penahanan NN Belum Dikabulkan Kuasa hukum NN dari Lembaga Advokasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Lappan) Sumatera Barat (Sumbar) Riefia Nadra

Covesia.com - Kuasa hukum NN dari Lembaga Advokasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Lappan) Sumatera Barat (Sumbar) Riefia Nadra menyatakan bahwa pihaknya belum mengetahui kapan NN bisa mendapatkan penangguhan penahanan dari Polda Sumbar. 

"Kami ke sini ingin klarifikasi mengapa sampai muncul (pernyataan) seperti itu," ujarnya saat ditemui di Mapolda Sumbar, Sabtu (8/2/2020) sore. 

Pernyataan yang dimaksud oleh Riefia adalah informasi dari Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto yang menyebutkan bahwa NN mendapatkan penangguhan penahanan dari Polda Sumbar atas jaminan dari kuasa hukum pada hari ini. Riefie selaku kuasa hukum NN membantah hal tersebut. 

"Dari pihak penyidik pun tidak tahu (terkait pernyataan penangguhan penahanan tersebut). (Penyidik) tidak ada dapat koordinasi dengan Kabid Humas," ujarnya. 

Riefia mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan apa pun ke Polda Sumbar. Hal ini dikarenakan belum adanya pihak yang bisa menjamin NN apabila dia diberikan penangguhan penahanan. 

"Kalau ingin diajukan, ajukanlah. Tapi siapa yang mau menjamin," ujarnya. 

Riefia mengatakan bahwa kuasa hukum tidak bisa menjadi penjamin NN untuk mendapatkan penangguhan penahanan. "Saya selaku PH tidak pernah menjamin selama ini. Pihak keluarga yang seharusnya bisa menjadi penjamin," ujarnya. 

Dia mengatakan alasan bahwa kuasa hukum tidak bisa menjadi penjamin karena Lappan Sumbar tidak ingin mengambil risiko. Hal ini dikarenakan, sejak pengakuan NN tentang dirinya dipakai terlebih dahulu sebelum digerebek mencuat ke publik, banyak "pihak tertentu" yang menemuinya ke penjara. Anaknya pun banyak dicari orang. Hal ini membuat kondisi psikologis NN terganggu. Riefia mengaku baru sekali menemui NN karena biasanya yang berkomunikasi dengan NN adalah anggotanya. 

"Saya tanya kemarin di sini aman? Aman, jawabnya. Tapi, saya sering ditemui orang. Nggak tahu saya siapa," ujar Riefia meniru jawaban NN.

Saat ditanyakan lebih lanjut siapa saja pihak yang menemui NN di Polda Sumbar, Riefia menjawab, "Banyak. Ada yang mengaku dari manalah. Pokoknya banyak." Riefia tidak mau merincikan lebih lanjut siapa saja pihak yang menemui NN tersebut. Saat ini, kondisi fisik NN dalam keadaan sehat. 

Lappan Sumbar juga sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan salah seorang anggota keluarga NN, yakni tantenya, yang berada di Sumbar, namun tantenya tersebut menyebutkan bahwa dirinya sedang berada di luar Kota Padang. Tantenya tersebut kaget karena baru mengetahui tentang informasi NN yang dipenjara. 

Sejauh ini, kuasa hukum telah mendampingi korban, mencari informasi tentang pasal yang disangkakan kepada NN. "Targetnya kalau pidananya ada, maka hukumnya rendah. Target penangguhan penahanan ini ada," ujarnya. Kata Riefia, ada tujuh orang kuasa hukum yang mendampingi NN dari Lappan Sumbar.

Saat dikonfirmasi kembali tentang penangguhan penahanan NN, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus meralat pernyataannya tadi. "Ternyata belum penangguhan penahanannya, karena yang menjamin dari pihak keluarga belum bisa hadir ke Polda Sumbar," ujarnya saat dihubungi Covesia via telepon, Sabtu sore.

(fkz/nod)



Berita Terkait

Baca Juga