Antisipasi Kerugian Lebih Besar, Camat Tanjung Raya Minta Hentikan Dulu KJA Danau Maninjau

Antisipasi Kerugian Lebih Besar Camat Tanjung Raya Minta Hentikan Dulu KJA Danau Maninjau Puluhan ton ikan mati di kawasan Danau Maninjau, Kabupaten Agam beberapa hari yang lalu (Foto: Johan/Covesia))

Covesia.com - Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bersama Nagari lakukan pembersihan bangkai Ikan di Karamba Jaring Apung (KJA) Danau Maninjau.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi Mengatakan, Kasus kematian ikan terjadi di 2 Nagari yaitunya Bayur dan Duo Koto, saat ini pihaknya sudah melakukan evakuasi bangkai-bangkai ikan yang berserakan di permukaan danau.

"Untuk kematian ikan saat ini sudah tidak ada namun masih banyak bangkai ikan yang berada di KJA dan berserakan di permukaan danau, saat ini kita masih melakukan pembersihan," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com Jumat (7/2/2020).

Baca juga: Ratusan Ton Ikan KJA di Maninjau Agam Mati Mendadak

Dijelaskan Handria Asmi, meski kasus kematian ikan sudah tidak terjadi lagi, pihaknya menghimbau masyarakat untuk menghentikan sementara kegiatan budidaya ikan air tawar, hal itu mengingat kondisi danau yang susah tercemar.

"Hentikan dulu, kita sama-sama membersihkan danau, jika dipaksakan hasilnya tidak akan baik," lanjutnya.

Sementara itu untuk mengurangi jumlah kerugian materil pihaknya menghimbau masyarakat untuk memindahkan bibit ikan ke kolam darat, serta segera memanen jika sudah berukuran cukup besar. 

"Kondisi saat ini tidak bisa kita predikisi lebih baik mengantisipasi agar para nelayan tidak merugi," tutupnya.

(jhn)

Baca juga: Pasca Kematian Massal Ikan di Danau Maninjau, Bau Tak Sedap Mulai Ancam Masyarakat


Berita Terkait

Baca Juga