Komisi III DPR RI Akan Turun Tangan Terkait Kasus Penggerebekan Pekerja Seks di Padang

Komisi III DPR RI Akan Turun Tangan Terkait Kasus Penggerebekan Pekerja Seks di Padang Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengungkapkan akan berkoordinasi dengan teman-temanya di komisi hukum itu jika permasalahan penggerebekan pekerja seks NN (26)--yang diduga sengaja dijebak oleh Andre Rosiade dalam pengrebekannya bersama Polda Sumbar, Minggu (26/1/2020)--tidak dapat diselesaikan secara lokal.

"Kita akan koordinasikan dulu, apakah bisa diselesaikan di lokal saja. Jika tidak, saya akan minta teman-teman Komisi III, kemudian memanggil semua pihak termasuk yang memesan untuk meminta keterangan," ungkapnya saat dihubungi Covesia.com melalui telepon, Rabu (5/2/2020).

Ia menilai, permasalahan ini berkaitan dengan etika moral dan hukum, namun akan lebih baik kasus tersebut hadir dengan sendirinya, bukan dengan konteks penjebakan.

"Diperbolehkan melakukan penjebakan, namun dilakukan oleh aparat hukum," paparnya. 

Baca: Anggota Komisi III Minta Polda Sumbar Ungkap Pria Pemakai NN

Sebelumnya diketahui Anggota DPR RI, Andre Rosiade mengakui jika orang yang memesan kamar 606 di Hotel (Kyriad) Bumi Minang pada Minggu (26/1/2020) adalah ajudannya bernama Bimo. Informasi yang diterima Covesia, diketahui Bimo memasan kamar 606 dan 608 pada Minggu, 26 Januari 2020.

“Iya, saya tahu nama itu memang Bimo. Tapi yang diributin namanya Andre Rosiade. Saya gak pernah pesan. Berarti ini kan kebohongan publik?” sebutnya kepada Suara.com jaringan Covesia.com, Selasa (4/2/2020).

Baca: Andre Rosiade Akui Pemesan Kamar 606 Ajudannya: Kita Ingin Membuktikan

Sementara Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Satake Stefanus Budi Setianto menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa pria yang bersama NN (26) di kamar 606 Hotel Kyriad Bumi Minang, Kota Padang, Sumbar. 

"Tidak tahu saya," kata Stefanus saat dihubungi Covesia via telepon, Selasa (4/2/2020) malam. 

Baca: ''Misteri'' Siapa Pemakai NN di Kamar 606? Humas Polda: Kami Fokus ke Tersangka NN dan AS

dan

Jeritan Hati NN di Balik Jeruji: Saya 'Dipakai' Dulu Baru Digerebek

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga