Tanggapan Polda Sumbar Soal Pelat Nomor Polri di Mobil Pribadi Anggota DPR Mulyadi

Tanggapan Polda Sumbar Soal Pelat Nomor Polri di Mobil Pribadi Anggota DPR Mulyadi Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto

Covesia.com - Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Dinas (STNKBD) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Dinas (TNKBD) tidak berlaku lagi sejak Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 19 Tahun 2019 disahkan. 

Hal tersebut menanggapi beredarnya foto mobil Toyota Fortuner hitam berpelat nomor Polri yang ditumpangi anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi. Usut punya usut, Toyota Fortuner tersebut ternyata mobil pribadi Mulyadi. Dalam foto yang beredar, Mulyadi terlihat turun dari mobil dan kemudian menyalami seseorang.

"Berkaitan dengan mobil yang dipakai itu, memang dulu, ada kebijakan dari Mabes Polri, tetapi dengan turunnya Perkap, sudah tidak berlaku lagi. Anggota lalu lintas yang melihat mobil (pribadi berplat Polri) dan dilakukan pemeriksaan, bisa ditilang sebenarnya," jelas Stefanus saat dihubungi Covesia.com via telepon, Senin (20/1/2020).

Dia menjelaskan bahwa pelat nomor Polri yang terpasang di mobil yang digunakan oleh Mulyadi merupakan pelat nomor bantuan dinas. "Memang dulu itu ada, tapi sekarang tidak berlaku lagi. Harusnya tidak digunakan lagi. Dia (Mulyadi) mungkin belum tahu atau bagaimana tentang aturan itu," ujar Stefanus. 

Lebih lanjut Stefanus menyatakan bahwa, jika Mulyadi kembali membawa mobil dengan plat nomor Polri tersebut, dan ditemukan oleh polisi di jalan, pihak kepolisian akan melakukan penilangan. Saat ditanya apakah kasus ini akan masuk tindak pidana, Stefanus menjawab, "Enggaklah. Kan tidak berlaku lagi plat nomor itu dan STNK-nya."

Kata Stefanus, informasi yang diperolehnya, Mulyadi menggunakan mobil berplat Polri tersebut saat melakukan kunjungan ke Kabupaten 50 Kota. "Kita tidak tahu kapannya. Saya juga dapat fotonya. Banyak yang ngasih tahu. Dalam kegiatan apa, saya tidak tahu," ujarnya. 

Stefanus mengatakan bahwa, saat kejadian, pelat nomor Polri di mobil Toyota Fortuner milik Mulyadi tersebut sudah dicopot. Pencopotan dilakukan oleh sang sopir. 

Sementara itu, saat dihubungi sebanyak dua kali via telepon oleh Covesia.com sekitar pukul 09.30 WIB untuk dimintai konfirmasi, Mulyadi belum meresponsnya. 

Kontributor: Fakhruddin Arrazzi

Berita Terkait

Baca Juga