Partai Ideologis Masyumi, Partai Baru yang Bakal Dideklarasikan Tahun Ini

Partai Ideologis Masyumi Partai Baru yang Bakal Dideklarasikan Tahun Ini (Foto: Fakhruddin/Covesia)

Covesia.com - Dunia perpolitikan Indonesia akan diramaikan oleh kehadiran partai politik baru. Nama partai tersebut adalah Partai Ideologis Masyumi atau disebut juga Partai Ideologis Islam. Ya, nama partai ini sendiri memang belum final. Sedangkan badan hukum partai sedang diurus oleh para pendirinya di Menkumham. 

"Partai tersebut akan menghidupkan kembali ideologi Partai Masyumi. Apa nama partainya nanti, itu akan diputuskan oleh pusat," ujar Budiman Datuk Bandaro Rajo selaku Ketua Permatur Panitia Persiapan Partai Islam Indonesia (PPII) ketika diwawancarai oleh rekan-rekan wartawan di sela-sela waktu istirahat saat rapat pengukuhan PPII Provinsi dan Kabupaten atau Kota se-Sumatera Barat (Sumbar) di Lantai II Restoran Soto Minang Roda Jaya Kota Padang Sumbar, Minggu (19/1/2020).

Budiman menjelaskan bahwa latar belakang pendirian partai ini adalah kurang dominannya partai-partai Islam di Indonesia dalam pemilu 2019 kemarin. "Partai-partai yang ada sekarang cukup banyak dari partai Islam. Tetapi sampai saat ini partai Islam itu tidak bisa mendominasi. Padahal, umat Islam di Indonesia ini dominan. Tapi partai Islam malah kalah. Itu dasar awal," ujarnya.

Selanjutnya, perilaku masing-masing partai Islam yang lain berbasis kelompok juga menjadi latar belakang pendirian partai ini.

"Sementara partai yang kita dirikan, Partai Islam Ideologis, seluruh umat Islam dari organisasi mana pun kita berikan kesempatan untuk berkiprah tanpa membedakan dari latar belakang mana, kemudian mazhabnya apa, manhajnya apa. Dasar bagi kita adalah bagaimana Islam ini bisa diterima sebagai rahaman lil'alamin dan mengikuti konstitusi yang ada," ujarnya. 

Budiman juga menambahkan bahwa partai ini merupakan respon dari kalahnya Partai Bulan Bintang (PBB) pada pemilu 2019 yang lalu. "Dari evaluasi kita maka kita mendirikan kembali Partai Ideologis ini," ujarnya.

Tambahannya pula, Ustad Jel Fathullah menjelaskan bahwa Partai Ideologis Masyumi atau Partai Ideologis Islam merupakan hasil musyawarah tokoh-tokoh Islam di Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Partai ini didirikan untuk menindaklanjuti perjuangan Partai Masyumi. 

"Dahulu, ada perjuangan Masyumi di PBB. Cuman antara PBB dan Dewan Dakwah ada perbedaan sikap," ujarnya. 

Dia mengatakan bahwa Dewan Dakwah merupakan wali amanah (pemilik) dari PBB. Akibat perbedaan sikap, Dewan Dakwah memutuskan untuk mendirikan partai baru yaitu Partai Ideologis Masyumi. Dewan Dakwah pun memiliki cabang di seluruh provinsi di Indonesia. "Kebetulan di Sumbar saya diberikan amanah untuk mendirikannya (Partai Ideologis Masyumi)," ujarnya.

Badan hukum Partai Ideologis Masyumi, kata Ustad Jel, sedang diupayakan oleh penginisiasi partai ini di Jakarta. 

Saat ini, partai ini sedang berupaya melengkapi struktur kepengurusannya. Karena Sumbar termasuk motor penggerak, maka struktur pengurus partai di provinsi Sumbar lebih dulu dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Sementara itu, saat ditanya tentang ketua dari partai ini, Budiman menjawab, "Ancang-ancangnya untuk sekarang panitia yang ditunjuk atau dipercayai Dr Masri Sitanggang, sekretarisnya Dr Ahmad Yani, dan di belakangnya ada Dr  Abdullah EH Mahwa, kemudian ada Dr Taufik dari Dewan Dakwah, kemudian ada Khulil Ridwal LC, kemudian ada juga Ridwan Saidi, dan sebagainya. Pokoknya, pemuka-pemuka agama Islam yang merasa bertanggung-jawab atas kondisi umat Islam saat ini langsung turun gunung, dan di-support oleh anak-anak muda yang aktif di 212."

Budiman mengatakan bahwa Partai Ideologis Masyumi rencananya akan dideklarasikan di dua tempat di Indonesia, yaitu Padang dan Jakarta, pada 22 Juni 2020. Kata Budiman pula, partai ini akan ditargetkan untuk menjadi peserta pemilu di 2024.

(rul)

Berita Terkait

Baca Juga