Rupiah Menguat Rp13.643 per Dolar AS

Rupiah Menguat Rp13643 per Dolar AS Foto: Dok. Covesia/Primadoni

Covesia.com - Sentimen positif kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan China berimbas positif kepada nilai tukar (kurs) rupiah di transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis (16/1/2020) sore.  

Rupiah ditutup menguat 52 poin atau 0,38 persen di level Rp13.643 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp13.695 per dolar AS.

"AS dan China menyelesaikan penandatanganan perjanjian perdagangan parsial di Gedung Putih semalam, membuat perang perdagangan antara kedua belah pihak mereda," kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan ketentuan kesepakatan fase satu, AS mengurangi tarif terhadap barang-barang China senilai 120 miliar dolar AS menjadi 7,5 persen dari 15 persen.

Sebagai gantinya, China setuju untuk meningkatkan pembelian di AS sebesar 200 miliar dolar AS selama dua tahun ke depan dalam barang-barang manufaktur, pertanian, energi, dan jasa.

Dari domestik, strategi bauran kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh Bank Indonesia dan juga kebijakan pemerintah yang terus melakukan reformasi di segala bidang baik birokrasi maupun keuangan serta keamanan yang terjamin, menjadi sentimen positif.

"Hal tersebut membawa berkah bagi pasar dalam negeri sehingga pasar kembali percaya, dengan sendirinya modal asing kembali masuk cukup deras," ujar Ibrahim.

Di samping itu, arus modal yang masuk akan tetap bertahan, karena saat ini kondisi fundamental ekonomi dalam negeri cukup stabil dibandingkan ekonomi negara lainnya, sehingga diyakini membuat modal yang masuk akan tetap berada di pasar dalam negeri.

"Selain itu, perbedaan besaran suku bunga Indonesia dengan Amerika Serikat masih cukup besar. Suku bunga yang ditawarkan Indonesia juga masih lebih atraktif di mata investor bila dibandingkan dengan AS ataupun negara emerging market lainnya," kata Ibrahim.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga