Komnas HAM: Sudarto Semestinya Tidak Dipidanakan

Komnas HAM Sudarto Semestinya Tidak Dipidanakan Direktur Pusaka Sudarto (baju hitam) saat pemeriksaan bersama Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Juda Nusa (baju biru), Selasa (7/1/2020)(Foto: Ist)

Covesia.com - Polda Sumbar tidak seharusnya melakukan penangkapan dan menetapkan status tersangka kepada Direktur Pusaka Sudarto. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Daman saat dihubungi Covesia.com, Rabu (8/1/2020).

Dia mengatakan bahwa semestinya Sudarto ditempatkan sebagai Human Rights Defender, sebab Sudarto bekerja memperjuangkan HAM. 

Kata Damanik, pihaknya berupaya agar Sudarto dibebaskan oleh pihak kepolisian.

"Kita tetap mengupayakan agar dia dibebaskan karena menurut kami Sudarto bekerja dalam rangka memperjuangkan hak asasi manusia. Semestinya ditempatkan sebagai Human Rights Defender dan tidak dipidanakan," ujar Damanik.

Sebelumnya diberitakan bahwa Direktur Pusaka, Sudarto ditangkap oleh Polda Sumbar, Selasa (7/1/2020), lantaran diduga sebagai penyebar informasi yang menimbulkan kebencian. 

Penangkapan terhadap Sudarto  dilakukan oleh Polda Sumatera Barat berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/77/K/XII/2019/Polsek pada tanggal 29 Desember 2019 atas nama Harry Permana.

Kabid Humas Polda Sumbar Satake Stefanus Budi Setianto mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sembilan saksi terkait kasus ini, baik dari saksi pelapor, saksi ahli bahasa, ahli ITE, dan lainnya.

Status Sudarto saat ini sudah tersangka walau belum dilakukan penahanan.

(fkr/don)


Berita Terkait

Baca Juga