Aktivis Pusaka Sudarto Diciduk Polisi Terkait Penyebaran Informasi Larangan Natal

Aktivis Pusaka Sudarto Diciduk Polisi Terkait Penyebaran Informasi Larangan Natal Sudarto (Dok. Pribadi)

Covesia.com - Aktivis Pusat Studi Antar Komunitas (Pusaka) Padang, Sudarto ditangkap personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Barat (Sumbar) terkait dengan dugaan tindak pidana kejahatan dunia maya.

Sudarto diduga melakukan penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (sara) sebagai mana yang diatur dalam Pasal 28 ayat (2) Juncto Pasal 45 Undang-undang No. UU ITE.

Sudarto menjadi sorotan publik gara-gara tudingannya soal adanya larangan natal di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sijunjung. Namun, hal itu dibantah oleh masyarakat setempat.

Informasinya Sudarto ditangkap pada Selasa (7/1/2020) siang di Kantor Pusaka. Informasi itu diketahui dalam surat penangkapan yang beredar luas di WhatsApp Group

Pada surat itu dituduhkan bahwa Sudarto telah menyebarkan informasi tersebut melalui akun media sosial Facebook bernama Sudarto Toto pada tanggal 14 Desember 2019.

Sementara itu, Direktur Reskrim Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Juda Nusa Putra saat dihubungi covesia.com menanyakan terkait itu mengatakan bahwa pihaknya sekarang sedang bersama wartawan.

"Saya sekarang sedang bersama wartawan diwawancari terkait masalah itu, nanti minta sama kawan ini saja," sebutnya.

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga